91 Calon Pilot Indonesia Tertipu di Filipina

Kompas.com - 26/08/2013, 20:12 WIB
Pesawat komersial designmodo.comPesawat komersial
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Sebanyak 91 calon pilot asal Indonesia menjadi korban penipuan sekolah pilot Filipina. Sekolah pilot bernama Aviatour Flight School ternyata menjadi tempat praktik penipuan bagi yang ingin menyekolahkan anaknya menjadi pilot.

Capt OS Samson yang mewakili orangtua korban mengatakan, aktivitas anak-anak mereka yang menjadi taruna sekolah tersebut di Filipina tidak jelas. Sementara uang pembayaran sekolah telah dibayarkan.

Samson mengaku telah menjadi korban praktik sekolah pilot abal-abal. Saat ini mereka juga mengurus pengembalian uang (refund) tersebut dengan menyewa seorang pengacara di negeri tersebut. "Jika upaya damai tak juga berhasil, akan ditempuh upaya hukum melalui jalur hukum," ujar Samson dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (26/8/2013).

Samson menceritakan, mereka akhirnya mengetahui anak-anak mereka menjadi korban penipuan setelah mendapatkan laporan anak-anak mereka tidak melakukan kegiatan selayaknya sekolah pilot. Kemudian beberapa orangtua juga melakukan pengecekan ke lokasi dan melakukan audiensi ke sejumlah pihak di Filipina.

"Ternyata berdasarkan laporan, sekolah tersebut juga tidak jelas dan kami merasa dirugikan baik secara materi, citra, dan masa depan anak-anak kami," ujarnya. (Hendra Gunawan )



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X