IHSG Anjlok di Bawah 4.000, Hatta Minta Investor Tak Panik

Kompas.com - 28/08/2013, 00:43 WIB
Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa KOMPAS.com/Indra AkuntonoKetua Umum DPP PAN Hatta Rajasa
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa meminta para investor tidak panik menyusul anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level di bawah 4.000. Namun kewaspadaan tetap harus dijaga.

"Kami akan jalankan kebijakan stabilisasi. Itu penting kita jalankan. Kami berharap jangan ada kepanikan," kata Hatta di kantornya, Jakarta, Selasa (27/8/2013). Ia juga berharap para investor tidak melakukan spekulasi terhadap perekonomian domestik di tengah pelemahan baik nilai tukar maupun bursa.

Hatta menolak menjawab ketika ditanya apakah ada kebijakan khusus dari pemerintah untuk menyikapi anjloknya indeks bursa ini. Sebelumnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuat aturan baru yang mengizinkan emiten membeli kembali (buyback) saham tanpa persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS) bila dalam 3 hari berturut-turut IHSG anjlok minimal 10 persen.

"Saya tidak bisa ngomong dari sisi moneter. Tapi kalau kebijakan fiskal, sudah kami keluarkan kebijakan cukup baik dan ini saya kira kalau kita jalankan dengan baik akan memberi pengaruh besar bagi pengurangan defisit transaksi berjalan," tepis Hatta. Pekerjaan rumah saat ini, kata dia, adalah mengoptimalkan pengurangan defisit neraca transaksi berjalan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menekan Penyebaran Covid-19 Melalui Transportasi Udara

Menekan Penyebaran Covid-19 Melalui Transportasi Udara

Whats New
Balas Donald Trump, China Stop Impor Daging Babi Asal AS

Balas Donald Trump, China Stop Impor Daging Babi Asal AS

Whats New
PT LRT Jakarta Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi yang Tersedia

PT LRT Jakarta Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi yang Tersedia

Work Smart
Pemerintah Evaluasi Kartu Prakerja, Bagaimana Nasib Pendaftaran Gelombang 4?

Pemerintah Evaluasi Kartu Prakerja, Bagaimana Nasib Pendaftaran Gelombang 4?

Whats New
Batal Diakuisisi Hary Tanoe, First Media Didekati Investor Baru

Batal Diakuisisi Hary Tanoe, First Media Didekati Investor Baru

Whats New
Beli Token Listrik Kodenya Tak Muncul, Bagaimana Nasib Dana Pelanggan?

Beli Token Listrik Kodenya Tak Muncul, Bagaimana Nasib Dana Pelanggan?

Whats New
[POPULER MONEY] Lion Air Terbang Lagi | Nasib yang Belum Ikut Sensus Penduduk Online

[POPULER MONEY] Lion Air Terbang Lagi | Nasib yang Belum Ikut Sensus Penduduk Online

Whats New
New Normal, Penumpang Harus Datang 4 Jam Sebelum Terbang

New Normal, Penumpang Harus Datang 4 Jam Sebelum Terbang

Whats New
Sempat Gangguan, Pelanggan Listrik Prabayar Sudah Bisa Akses Token

Sempat Gangguan, Pelanggan Listrik Prabayar Sudah Bisa Akses Token

Whats New
Pengusaha Hotel dan Restoran Butuh Modal Kerja Rp 21,3 Triliun

Pengusaha Hotel dan Restoran Butuh Modal Kerja Rp 21,3 Triliun

Whats New
New Normal, Begini Prosedur Operasional Kantor Cabang BTN

New Normal, Begini Prosedur Operasional Kantor Cabang BTN

Whats New
Beredar Kabar Sejumlah Pilot Di-PHK, Ini Penjelasan Garuda Indonesia

Beredar Kabar Sejumlah Pilot Di-PHK, Ini Penjelasan Garuda Indonesia

Whats New
Anggota DPR Ini Kritisi PEN karena Ada Alokasi yang Cukup Menggelikan...

Anggota DPR Ini Kritisi PEN karena Ada Alokasi yang Cukup Menggelikan...

Whats New
Menaker: Tenaga Medis Hingga Relawan Covid -19 Terlindungi Program Jaminan Kecelakaan Kerja

Menaker: Tenaga Medis Hingga Relawan Covid -19 Terlindungi Program Jaminan Kecelakaan Kerja

Whats New
Ada Tambahan Rp 1,2 Triliun, Nelayan Bakal Dapat Bantuan Rp 600.000 Tiap Bulan

Ada Tambahan Rp 1,2 Triliun, Nelayan Bakal Dapat Bantuan Rp 600.000 Tiap Bulan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X