Masuk APBN, Jero Berharap Gaji Karyawan SKK Migas Tetap

Kompas.com - 28/08/2013, 11:01 WIB
Resepsionis di Kantor Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Wisma Mulia, Jakarta, Rabu (14/8/2013). KOMPAS / HERU SRI KUMOROResepsionis di Kantor Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Wisma Mulia, Jakarta, Rabu (14/8/2013).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik, mengatakan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) berisikan orang-orang profesional.

Mengingat hal tersebut, ia mengatakan jika usulannya diterima Dewan Perwakilan Rakyat RI, maka gaji karyawan SKK Migas harus tetap seperti saat ini, dan bukan mengikuti standar gaji pegawai negeri sipil (PNS).

"Jika memang di-APBN-kan, saya minta penggajiannya tetep. Kalau tidak, 600 orang plus 600 honorer bisa kabur," ujar Jero dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII, di Senayan, Jakarta, Selasa sore (27/8/2013).

Dalam forum tersebut, Kementerian ESDM menyampaikan usulan agar anggaran SKK Migas bisa dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2014. Dengan begitu pengawasan keuangan bisa dilakkan lebih banyak orang.

Menurut Jero, jika penggajinan karyawan SKK Migas disesuaikan standar PNS, akan banyak karyawan yang mengundurkan diri. "Begitu kabur, industri migas turun," lanjut dia.

Jero menyampaikan kontribusi industri migas terhadap pemasukan negara yang mencapai Rp 400 triliun.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X