Kompas.com - 03/09/2013, 15:31 WIB
Ilustrasi perhiasan KOMPAS/HERU SRI KUMOROIlustrasi perhiasan
Penulis Sandro Gatra
|
EditorBambang Priyo Jatmiko


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Pemerintah mengeluarkan peraturan terkait pemberlakuan Pajak Penjualan atas Barang Mewah terhadap barang kena pajak yang tergolong mewah selain kendaraan bermotor. Peraturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 121 /PMK. 011/2013 yang ditandatangani Menteri Keuangan Chatib Basri pada 26 Agustus 2013.

Dalam lampiran peraturan menteri tersebut disebutkan barang-barang yang digolongkan sebagai barang mewah selain kendaraan bermotor, antara lain kulkas, mesin cuci dengan nilai impor atau harga jual di atas Rp 5 juta per unit, dan peralatan memancing dengan harga jual di atas Rp 2,5 juta per unit.

Barang lainnya, seperti dikutip situs Sekretariat Kabinet, Rabu (3/9/2013), adalah AC dengan kapasitas pendingin di atas 1 PK dengan harga jual di atas Rp 8 juta per unit, pemanas air instan dengan nilai impor atau harga jual di atas Rp 5 juta, kamera digital dan kamera video (selain untuk usaha penyiaran) dengan harga jual di atas 10 juta, kamera fotografi (selain kamera sinematografi) dengan harga jual di atas 10 juta.

Barang selanjutnya, tungku kompor, alat masak dan peralatan rumah tangga tanpa listrik dengan harga jual Rp 5 juta, rumah dan town house dengan luas bangunan 350 meter persegi atau lebih, apartemen, kondominium dengan luas bangunan 150 meter persegi atau lebih, parfum dan cairan pewangi dengan harga jual Rp 20.000 per ml, serta pakaian selam dan kacamata pelindung selam.

Ada juga karpet dan penutup lantai lain yang terbuat dari wol atau sutra (selain untuk alas sembahyang), arloji dengan harga jual Rp 40 juta per unit, kopor, tas perempuan, tas eksekutif, tas kantor, tas sekolah dengah harga di atas Rp 5 juta, pakaian, aksesori dari kulit berbulu dengan harga Rp 6 juta per setel, dan barang lainnya.

Untuk kategori alat rumah tangga, peralatan olahraga, mesin pengatur udara, alat perekam gambar, pesawat penerima siaran radio, alat fotografi, alat sinematografi, dan perlengkapannya dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 10 persen.

Kelompok kapal atau kendaraan lain seperti sampan dan kano, kelompok peralatan golf (selain stik) dan ski air, barang kaca dari kristal untuk meja, dapur, rias, kantor, dekorasi, dan kelompok barang yang sebagian atau seluruhnya terbuat dari logam mulia atau dari logam berlapis logam mulia atau campuran dikenakan PPnBM sebesar 30 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk kelompok barang dari kulit atau kulit tiruan, barang yang sebagian atau seluruhnya terbuat dari emas atau platina, perahu motor untuk plesir atau olahraga dikenakan PPnBM sebesar 40 persen.

Adapun untuk kelompok permadani dari bulu hewan halus, helikopter, pesawat udara dan kendaraan udara lain, peralatan golf dikenakan PPnBM sebesar 50 persen. Terakhir, kelompok barang dari batu mulia atau mutiara, serta kapal pesiar mewah, dikenakan PPnBM sebesar 75 persen.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X