Dalam 2 Hari, 55 Penerbangan Lion Air Terlambat

Kompas.com - 03/09/2013, 16:45 WIB
Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait, saat meninjau Batam Aero Teknik, di Batam, Kep.Riau, Kamis (29/8/2013). ESTU SURYOWATIDirektur Umum Lion Air, Edward Sirait, saat meninjau Batam Aero Teknik, di Batam, Kep.Riau, Kamis (29/8/2013).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Umum PT Lion Air, Edward Sirait, mengatakan sebanyak 55 penerbangan mengalami keterlambatan antara Minggu-Senin, sehubungan dengan masalah ketenagakerjaan yang terjadi di Bali.

"Minggu saja ada 35 penerbangan yang delay, 20 flight pada hari Senin," kata Edward, di kantor pusat Lion Air, di Jl.Gadjah Mada No.7, Jakarta, Selasa (3/9/2013).

Keterlambatan jadwal penerbangan (delay) pada Minggu (1/9/2013) antara 1-6 jam. Sementara keterlambatan pada hari Senin (2/9/2013) sudah lebih singkat menjadi, 1 hingga 3 jam.

Keterlambatan penerbangan berawal dari penerbangan di Bali, pada Minggu. Pada hari itu tiga pilot tidak masuk karena sakit flu. Kondisi itu lanjut Edward semakin sulit karena pilot cadangan juga sedang bertugas.

Adapun, pilot yang sudah terbang mendekati limit operasional kerja 14 jam, dan hanya mampu landing sebanyak empat kali. Padahal seharusnya bisa enam kali landing dalam satu hari.

Akibatnya, pilot pengganti baru tiba di bandar udara Ngurah Rai pada pukul 8-9 WITA, hari Minggu. "Akhirnya flight hari pertama (Minggu), baru selesai jam 1 malam. Kecuali (penerbangan menuju) Solo, yang harus ditunda," jelasnya.

Pria yang akrab disapa Edo itu mengatakan penumpang yang akan terbang ke Solo, sudah berada dalam pesawat pada 22.45 WITA. Ketika pilot minat izin untuk push back, datang petugas ATC yang tidak mengijinkan penerbangan.

"Kita sudah minta extend 1 jam, karena di Solo (Adi Sumarmo) tutup jam 21.00 WIB. Kita minta lagi tidak boleh. Akhirnya ditunda jam 05.00 WITA," jelas Edward.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X