Kadin Usulkan Paspor Kerja Digratiskan

Kompas.com - 04/09/2013, 16:52 WIB
ILustrasi KOMPAS/WISNU WIDIANTOROILustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kontribusi tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri patut diapresiasi. Salah satu langkah kecil yang bisa dilakukan adalah dengan menggratiskan paspor kerja.

"Paspor kerja dibebaskan saja lah. Orang yang cetak kita, yang tandatangan juga orang kita. Malah orang yang tandatangan itu kita bayar, ya kan?" ujar Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Benny Soetrisno, di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (4/9/2013).

Menurut Benny, meski tidak terlalu besar, setidaknya paspor kerja gratis itu sebagai bentuk dan bukti penghargaan terhadap para penyumbang devisa. Selain menghasilkan devisa, transfer uang kepada sanak famili di desa-desa, sebut Benny, juga turut menghidupkan konsumsi di desa.

"Sementara ini kan PDB (produk domestik bruto)terbesar kita 54 persen masih ditopang oleh konsumsi. Makanya Rp250 ribu (nilai buku paspor) itu penghargaan kecil lah," ungkapnya.

Benny mengatakan, untuk merealisasaikan usulannya tersebut, ia meminta Asosiasi Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) untuk membuat surat ke pemerintah.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X