Kompas.com - 05/09/2013, 14:07 WIB
Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo (berbaju putih) bersama Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mencoba dispenser SPBG Mampang, Jakarta, Kamis (16/5).


HARIS FIRDAUSWakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo (berbaju putih) bersama Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mencoba dispenser SPBG Mampang, Jakarta, Kamis (16/5).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina Persero ingin memberikan pelayanan standar pasti pas bagi masyarakat. Hal ini seiring dengan perayaan Hari Pelanggan Nasional yang berlangsung kemarin.

Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mengatakan, standar pelayanan di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) pasti pas telah menjadi icon perubahan yang positif, dan berbagai bentuk pengakuan pun sudah diberikan oleh lembaga independen kepada SPBU Pertamina.

"Target kami seluruh SPBU yang ada di Indonesia pada saatnya nanti, akan menjadi SPBU Pasti Pas dan tidak menutup kemungkinan dapat menjadi percontohan bagi SPBU-SPBU non Pertamina baik di dalam negeri maupun luar negeri," kata Karen dalam peringatan Hari Pelanggan Nasional di SPBU COCO Daan Mogot, Jakarta, Kamis (5/9/2013).

Ia menambahkan, Pertamina senantiasa siap membantu dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada pengelola SPBU swasta yang ingin segera beralih ke Pasti Pas. Dengan sistem standarisasi Pasti Pas yang secara kontinyu dan berkesinambungan dipantau oleh lembaga independen, Pertamina dapat memastikan, bahwa standar Pasti Pas akan dapat terjaga keberlangsungannya ke depan, sehingga kepercayaan konsumen semaklin mudah diraih.

"Kami mengapresiasi seluruh pihak, terutama konsumen yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan terhadap upaya transformasi yang dilakukan Pertamina," tambahnya.

Dalam acara tersebut, jajaran direksi berkesempatan melayani konsumen pembeli Bahan Bakar Khusus (BBK) Pertamax dengan menggunakan atribut operator SPBU, memperkenalkan berbagai brand LPG Pertamina, seperti Bright Gas dan Ease Gas dan juga membagi-bagikan bingkisan berisi produk Pertamina, meliputi pelumas (Fastron untuk pengguna mobil dan Enduro untuk pengendara motor), dan voucher Pertamax Series, voucher Bright Cafe. Pertamina juga membagikan 3.000 bibit pohon di 10 SPBU milik Pertamina.

Disamping itu digelar juga program pembelian pelumas berhadiah di Bright Oil Mart berupa beli 3 liter gratis 1 liter dan di Oil Mart beli 3 liter gratis voucher Pertamax Series senilai Rp 100.000.

Di sisi lain, saat ini Pertamina sudah masuk kedalam 500 perusahaan terbesar dunia versi Fortune. Sehingga, pertamina tidak akan melakukan perubahan tata kelola dan tender minyak mentah.

Karen melanjutkan, pihaknya akan terus menerapkan sistem baku yang menerapkan sistem transparan dan akuntabel. Sehingga, pertamina bisa lebih meningkatkan kinerja bisnisnya yang selama ini sudah diakui oleh dunia. "Sistem bakunya kami tetap harus transparan, akuntabel dan sesuai menggunakan sistem elektronik," tegas Karen.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lembaga Penjamin Simpanan Buka Banyak Lowongan Kerja, Minat?

Lembaga Penjamin Simpanan Buka Banyak Lowongan Kerja, Minat?

Work Smart
Siapa Sebenarnya Pemilik KFC?

Siapa Sebenarnya Pemilik KFC?

Whats New
Menteri Trenggono Minta Eksportir Perikanan Jangan Nakal soal Pajak

Menteri Trenggono Minta Eksportir Perikanan Jangan Nakal soal Pajak

Whats New
Minta PMI Tidak Mudik Lebaran, Pemerintah: Bersabarlah Dulu

Minta PMI Tidak Mudik Lebaran, Pemerintah: Bersabarlah Dulu

Whats New
Alamat BNI, BRI, BTN dan Mandiri untuk Tukar Uang Baru di Surabaya dan Sekitarnya

Alamat BNI, BRI, BTN dan Mandiri untuk Tukar Uang Baru di Surabaya dan Sekitarnya

Whats New
Erick Thohir Ajak Milenial Buka Lapangan Kerja Agar Tak Bergantung Pemerintah

Erick Thohir Ajak Milenial Buka Lapangan Kerja Agar Tak Bergantung Pemerintah

Whats New
Industri Tambak Udang di Bangka Menggeliat, Permintaan Listrik Ikut Melonjak

Industri Tambak Udang di Bangka Menggeliat, Permintaan Listrik Ikut Melonjak

Whats New
Di Wilayah Ini, Harga Cabai, Bawang, Daging Sapi, Ayam, dan Telur Mulai Naik

Di Wilayah Ini, Harga Cabai, Bawang, Daging Sapi, Ayam, dan Telur Mulai Naik

Whats New
Alamat BCA dan Bank Swasta Lain di Jabodebek untuk Tukar Uang Baru

Alamat BCA dan Bank Swasta Lain di Jabodebek untuk Tukar Uang Baru

Whats New
Erick Thohir Sebut Perekonomian Indonesia Mampu Tumbuh 7 Persen, ini Alasannya

Erick Thohir Sebut Perekonomian Indonesia Mampu Tumbuh 7 Persen, ini Alasannya

Whats New
Erick Thohir: Apartement untuk Generasi Milenial akan Segera Hadir

Erick Thohir: Apartement untuk Generasi Milenial akan Segera Hadir

Whats New
Banyak Negara Batasi Ekspor Vaksin Covid-19, Erick Thohir Fokus Pengadaan dari Dalam Negeri

Banyak Negara Batasi Ekspor Vaksin Covid-19, Erick Thohir Fokus Pengadaan dari Dalam Negeri

Whats New
Dua Kandidat Utama Pengelola TMII, Taman Wisata Candi yang Terkuat

Dua Kandidat Utama Pengelola TMII, Taman Wisata Candi yang Terkuat

Whats New
Baru Diblokir, Website Baru Binomo Sudah Muncul Lagi

Baru Diblokir, Website Baru Binomo Sudah Muncul Lagi

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Berburu Takjil Berbuka | Tantangan Berpuasa di Eropa | Referensi Menu Berbuka

[POPULER DI KOMPASIANA] Berburu Takjil Berbuka | Tantangan Berpuasa di Eropa | Referensi Menu Berbuka

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X