Kadin: Subsidi BBM Sumber Masalah Anggaran Indonesia

Kompas.com - 06/09/2013, 10:48 WIB
Pengendara mengisi bahan bakar untuk kendaraannya di SPBU di Kuningan, Jakarta, Minggu (21/10/2012). 
KOMPAS/HERU SRI KUMOROPengendara mengisi bahan bakar untuk kendaraannya di SPBU di Kuningan, Jakarta, Minggu (21/10/2012).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melihat pemberian subsidi bahan bakar minyak (BBM) ini menjadi sumber masalah bagi anggaran Indonesia. Sehingga kondisi ini mengganggu nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Ekonom Kadin Didik J Rachbini mengatakan, krisis nilai tukar dimulai dari kebijakan fiskal yang lemah. Sehingga postur dan struktur anggaran sangat rapuh.

"Subsidi BBM yang seharusnya direspon dengan kebijakan teknis fiskal yang baik, tapi diberlakukan dan dipermainkan secara politik sehingga tidak terselesaikan selama dua tahun. Subsidi BBM itu sumber masalah bagi anggaran negara," kata Didik saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Jumat (6/9/2013).

Ia menilai, pemberian subsidi BBM ini memang keputusan politik. Pemerintah sendiri dinilai tidak berani untuk mengurangi pemberian anggaran subsidi BBM ini. Sehingga anggaran negara jebol hanya karena pemberian anggaran subsidi BBM yang relatif besar.

"Kepentingan politik mengorbankan kepentingan fiskal untuk kestabilan ekonomi dan rakyat banyak," tambahnya.

Dengan defisit anggaran ini menyebabkan pelaku pasar mulai tidak percaya dengan kebijakan pemerintah yang saat ini diberlakukan. Imbasnya, semua indikator makro moneter ekonomi mengalami pelemahan seperti nilai tukar rupiah, inflasi, neraca perdagangan, neraca transaksi berjalan hingga anjloknya IHSG.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X