Kompas.com - 13/09/2013, 20:49 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Sertifikasi mobil listrik dari Kementerian Perindustrian diharapkan keluar pada pekan depan. Lamanya proses sertifikasi karena birokrasi yang berbelit.

Menteri BUMN Dahlan Iskan menjelaskan hingga saat ini surat dari Kementerian BUMN masih menyangkut di staf Kementerian Perindustrian, dan belum sampai di tangan MS. Hidayat, selaku menteri.

"Iyah, kan masih di anak buahnya," kata Dahlan kepada wartawan, Jumat (13/9/20013). Soal apakah mobil itu nantinya bisa dipamerkan dalam hajatan besar APEC, Dahlan tidak terlalu yakin. "Tergantung sertifikasinya," kata dia.

Beberapa waktu lalu, Dahlan menengok dealer mobil listrik Tesla di Seattle, Amerika Serikat (AS). Dalam studi bandingnya itu, mantan Dirut PT PLN itu, memastikan apakah benar mobil listrik keluaran AS, tidak menggunakan gearbox, seperti Ferrari jenis Tucuxi yang ditabrakkannya ke tebing di daerah Sarangan, Magetan.

Sebagai informasi, mobil listrik digadang-gadang menjadi mobil nasional. Oleh karenanya, sertifikasi menjadi penting. Sertifikasi ini menjadi tanda kendaraan tersebut layak dikendarai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.