Kinerja Terpuruk, Kemenhub Akan Panggil Direksi Merpati

Kompas.com - 16/09/2013, 19:37 WIB
Pesawat Merpati Nusantara di Merauke, Papua. BARRY KUSUMAPesawat Merpati Nusantara di Merauke, Papua.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan akan memanggil direksi PT Merpati Nusantara Airline pada pekan depan. Hal ini seiring dengan kinerja maskapai pelat merah tersebut.

"Kita akan membicarakan bagaimana agar Merpati bisa berjaya kembali," kata Menteri Perhubungan EE Mangindaan saat ditemui di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, Minggu (16/9/2013).

Ia menambahkan, Kementerian Perhubungan memang akan membicarakan segala sesuatu yang berkaitan dengan bisnis Merpati. Apalagi saat ini, Merpati masih dihadapkan pada kondisi neraca keuangan yang defisit dan utang yang mencapai Rp 6 triliun.

Kondisi lain yang juga akan dibicarakan adalah soal utang Merpati ke Pertamina. Hal ini terkait dengan pasokan avtur Merpati di Yogyakarta yang masih dihentikan.

"Memang ini sedang saya sediakan waktu untuk kita bicarakan segala permasalahannya. Kan baru diganti direksinya. Saya suruh menghadap, kalau tidak salah minggu depan," jelasnya.

Sebelumnya, PT Pertamina menutup pasokan avtur karena utang Merpati ke perusahaan energi nasional itu melebihi batasan yang telah disepakati sebesar Rp 100 miliar. Kini utang avtur Merpati Rp 108 miliar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X