Kunci Distribusi Biofuel Ada di Tangan Pertamina

Kompas.com - 18/09/2013, 11:42 WIB
Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan, usai membuka workshop Bahan Bakar Nabati di Jakarta, Rabu (18/9/2013). KOMPAS.com/ESTU SURYOWATIWakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan, usai membuka workshop Bahan Bakar Nabati di Jakarta, Rabu (18/9/2013).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com -  Wakil Menteri Pertanian, Rusman Heriawan, mengatakan persoalan bahan bakar nabati (BBN) bukan ada di konsumen tapi ada di distribusi. Ia berhadap Pertamina bisa memainkan peranannya untuk mendistribusikan BBN dari produsen hingga konsumen.

Menurutnya, sepanjang tidak masalah dengan mesin industri dan kendaraan bermotor, maka BBN dapat menjadi alternatif pengganti bahan bakar fosil (BBM).

"Kita berharap pada Pertamina sebagai pelaku kunci. Agar ia mendistribusikan sampai ke konsumen akhir," kata Rusman usai membuka workshop Bahan Bakar Nabati, di Jakarta, Rabu (18/9/2013).

Rusman mengatakan, penggunaan BBN sebagai upaya ketahanan energi akan terwujud jika ada integrasi dari semua pihak berkepentingan. Dari sisi produksi misalnya, dibukanya moratorium untuk lahan kelapa sawit bisa mendorong pengusaha untuk berinvestasi karena ada kepastian hukum. Sementara itu, dari sisi distribusi, Pertamina, diharapkan bisa berperan maksimal.

"Pabrik biosolar kan enggak bisa jual sendiri, perlu dukungan dari Pertamina, karena (ia) sedikit monopolis," lanjut Ruman.

"Dari konsumsi, kita melihat mesin industri itu compatible tidak dengan BBN. Integrated itu artinya juga sampai desain mesin. Kalau ATPM di Brazil disyaratkan mobil itu hybrid, jadi bisa konsumsi BBN," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X