"Tapering" Ditunda, Dana Asing Akan Kembali Masuk

Kompas.com - 19/09/2013, 14:06 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAMBI, KOMPAS.com - Keputusan Bank Sentral Amerika Serikat yang menunda tapering quantitative easing(pengurangan pembelian surat utang) akan berdampak pada kembali masuknya modal asing ke Indonesia. Hal ini akan mengurangi defisit transaksi berjalan dan meningkatkan nilai tukar rupiah.

" Jadi kemungkinan tidak ada dana-dana yang kembali ke Amerika Serikat, sehingga negara-negara berkembang tetap mendapat kucuran dana," ujar Sekretaris Komite Ekonomi Nasional Aviliani, menyampaikan hal itu di sela-sela seminar nasional dan sidang pleno yang diprakarsai Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia, Kamis (19/9/2013), di Jambi.

Dengan demikian, defisit transaksi berjalan akan berkurang, terjadi penguatan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, serta kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG).

Namun nilai tukar rupiah diperkirakan tidak akan kembali di bawah level Rp 10.000 per dollar AS. " BI rate semestinya tidak boleh naik lagi agar investasi tetap jalan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.