Kemenag Tak Transparan, Biro Haji Swasta Rugi Rp 400 Miliar

Kompas.com - 19/09/2013, 19:10 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) meminta Kementerian Agama (Kemenag) untuk lebih transparan dapat penyelenggaraan dan pengelolaan dana ibadah haji khusus.

Wakil Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Indonesia (AMPHURI), Prakasa Yosa, mengatakan akibat tidak adanya transparansi dan akuntabilitas, PIHK swasta menanggung kerugian yang cukup besar.

"Tahun ini kerugian swasta mencapai Rp 300 miliar - Rp 400 miliar," kata Yosa, di Jakarta, Kamis (19/9/2013).

Dia menjelaskan, kerugian tersebut dikarenakan tidak adanya kepastian penyelenggaraan haji khusus yang ditunda hingga 2016 karena Masjidil Haram sedang dalam perbaikan.

"Uang yang dipakai untuk jaminan, seharusnya bisa dikembalikan ke swasta dan kembali diputar. Itu uang yang terendap perkiraan kita jumlah jemaah haji 9.000 orang," kata dia.

Ia mengatakan, pemerintah harus memikirkan penyelenggaraan haji khusus yang berbeda dari penyelenggaraan haji reguler, di mana dalam penyelenggaraan haji reguler ada proteksi yang jelas.

Selain itu, Kemenag juga dinilai tidak transparan karena swasta belum pernah menikmati dana lebih dari penyelenggaraan haji khusus.

"Kan selama ini kita tidak pernah tahu. Ada nilai lebih pengelolaan yang sama dengan reguler. Ini yang belum kita menikmati secara penuh," kata dia.

Untuk itu, Yosa mengatakan AMPHURI akan mengambil langkah judicial review atas UU 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, serta meminta Anggito Abimanyu selaku Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kemenag, agar lebih berpihak pada swasta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Hanya Pertalite, Pemerintah Dinilai Perlu Uji Kualitas Revvo 89

Tak Hanya Pertalite, Pemerintah Dinilai Perlu Uji Kualitas Revvo 89

Whats New
AXA Financial Indonesia Gandeng Good Doctor Garap Platform Kesehatan

AXA Financial Indonesia Gandeng Good Doctor Garap Platform Kesehatan

Rilis
Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan secara Online Melalui Mobile JKN

Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan secara Online Melalui Mobile JKN

Whats New
Soal Upah Minimum 2023, Menaker Tunggu Hasil Dialog Tripartit

Soal Upah Minimum 2023, Menaker Tunggu Hasil Dialog Tripartit

Whats New
Luhut: Saya Tidak Ingin Jadi Presiden atau Wakil Presiden

Luhut: Saya Tidak Ingin Jadi Presiden atau Wakil Presiden

Whats New
Netizen Curhat soal Perjuangan Transit di Stasiun Manggarai, Ini Kata KAI Commuter

Netizen Curhat soal Perjuangan Transit di Stasiun Manggarai, Ini Kata KAI Commuter

Whats New
Pengertian Biaya Overhead, Jenis, Contoh, dan Hitungannya

Pengertian Biaya Overhead, Jenis, Contoh, dan Hitungannya

Whats New
Ditutup Melemah, Nilai Tukar Rupiah Kembali ke Kisaran Rp 15.250 per Dollar AS

Ditutup Melemah, Nilai Tukar Rupiah Kembali ke Kisaran Rp 15.250 per Dollar AS

Whats New
Harga Kedelai Tinggi, Ukuran Tahu Tempe Mengecil

Harga Kedelai Tinggi, Ukuran Tahu Tempe Mengecil

Whats New
Fintech Lending dan UMKM Kumpul di Yogyakarta, Pacu Literasi dan Inklusi Keuangan

Fintech Lending dan UMKM Kumpul di Yogyakarta, Pacu Literasi dan Inklusi Keuangan

Whats New
Keseimbangan Pasar: Pengertian, Proses dan Faktor yang Memengaruhinya

Keseimbangan Pasar: Pengertian, Proses dan Faktor yang Memengaruhinya

Earn Smart
Keunggulan Minyak Makan Merah Dibandingkan Minyak Goreng Biasa

Keunggulan Minyak Makan Merah Dibandingkan Minyak Goreng Biasa

Whats New
BUMN Dinilai Perlu Ciptakan Diversifikasi Pendanaan Agar Tak Ketergantungan dengan APBN

BUMN Dinilai Perlu Ciptakan Diversifikasi Pendanaan Agar Tak Ketergantungan dengan APBN

Whats New
IHSG Akhiri Pekan Turun 0,70 Persen, INKP, BBCA, dan ARTO Jadi Top Losers

IHSG Akhiri Pekan Turun 0,70 Persen, INKP, BBCA, dan ARTO Jadi Top Losers

Whats New
Simak Biaya BBN Motor Terbaru, Syarat, dan Cara Mengurusnya

Simak Biaya BBN Motor Terbaru, Syarat, dan Cara Mengurusnya

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.