Kompas.com - 23/09/2013, 13:14 WIB
Penawaran umum perdana saham Dyandra di Plaza Bapindo, Jakarta, Selasa (19/3/2013). KOMPAS/HERU SRI KUMOROPenawaran umum perdana saham Dyandra di Plaza Bapindo, Jakarta, Selasa (19/3/2013).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Laba operasional PT Dyandra Media Internasional Tbk naik 85 persen, dari Rp 37,86 miliar pada Januari-September 2013, menjadi Rp 70,06. Kenaikan ditopang dari segmen usaha penyelenggaraan pameran dan acara (event organizer).

Chief Executive Officer (CEO) Dyandra Media,Lilik Oetama mengatakan, perseroan masih terus menggenjot kenaikan laba dan pendapatan, seiring dengan pertumbuhan industri yang digeluti perseroan, yaitu meetings, incentives, conferencing, exhibitions (MICE).

"Tantangan yang kita hadapi adalah terbatasnya sumber daya manusia di bidang MICE dan terbatasnya ruang pameran," kata Lilik dalam paparan publik di Grha Niaga, JIExpo Kemayoran, di Jakarta, pada Senin (23/9/2013).

Sepanjang Januari-September 2013 pendapatan Dyandra tercatat Rp 638 miliar, atau naik 54 persen dibanding periode sama tahun 2012, sebesar Rp 413 miliar. Segmen usaha event organizer tumbuh pesat dari Rp 274 miliar pada September 2012, menjadi Rp 472 miliar pada posisi Juni 2013.

Salah satu eksibisi yang mendorong pertumbuhan tersebut yaitu penyelenggaraan Indonesia Petroleum Association Conference and Exhibition 2013, pada Mei 2013.

Sementara itu, penyelenggaraan Indonesia International Motors Show (IIMS), yang saat ini sedang berlangsung hingga 29 September 2013, diharapkan mendorong perolehan pendapatan perseroan untuk semester II-2013.

Sementara itu, Direktur Operasional Danny Budhiharto mengatakan saat ini DMI tengah merampungkan 40 persen dari pembangunan Indonesia International Exhibition and Convention Center di BSD, Tangerang. Proyek dengan nilai investasi Rp 2,1 triliun itu diharapkan selesai pada Juli 2014.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Luasnya 240.000 meter persegi. Jadi pameran-pameran LCGC yang semakin besar, sudah tidak memadai lagi di sini (JIExpo Kemayoran) diharapkan tahun depan IIMS bisa pindah ke BSD," kata dia.

Lebih lanjut Danny mengatakan, pertumbuhan jumlah pameran dari tahun sebelumnya sampai tahun ini sebesar 5 persen. Meski hanya lima persen, namun pamerannya sendiri lebih besar.

"Karena yang namanya pameran kan persiapannya lama, setahun. Tahun lalu goncangan ekonomi kecil. Tapi mudah-mudahan goncangan ekonomi tahun ini tidak terasa di tahun depan, karena industri otomotif juga prospekya masih terus meningkat," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada, Ini Ciri-Ciri Entitas Kripto Bodong

Waspada, Ini Ciri-Ciri Entitas Kripto Bodong

Whats New
Animo Masyarakat Terhadap Aset Kripto Naik 50 Persen Hingga Akhir Mei 2021

Animo Masyarakat Terhadap Aset Kripto Naik 50 Persen Hingga Akhir Mei 2021

Whats New
[TREN WISATA KOMPASIANA] Danau Kelimutu | Pesona Kuil Shinto 1000 Torii | Menjelajah Kota Alexandria

[TREN WISATA KOMPASIANA] Danau Kelimutu | Pesona Kuil Shinto 1000 Torii | Menjelajah Kota Alexandria

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Ide Datang di Kamar Mandi | Mengapa Berpikir Logis Itu Penting?

[KURASI KOMPASIANA] Ide Datang di Kamar Mandi | Mengapa Berpikir Logis Itu Penting?

Rilis
Rincian Iuran BPJS Kesehatan Terbaru 2021

Rincian Iuran BPJS Kesehatan Terbaru 2021

Spend Smart
Mencantumkan Ikut Seminar dalam CV Lamaran Kerja, Pentingkah?

Mencantumkan Ikut Seminar dalam CV Lamaran Kerja, Pentingkah?

Work Smart
[TREN HUMANIORA KOMPASIANA] Anak adalah Point of References | Gapyear: Stigma, Doa, dan Cerita

[TREN HUMANIORA KOMPASIANA] Anak adalah Point of References | Gapyear: Stigma, Doa, dan Cerita

Rilis
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Bank KB Bukopin yang Baru

Ini Susunan Direksi dan Komisaris Bank KB Bukopin yang Baru

Whats New
BKN Minta Calon Pelamar CPNS dan PPPK 2021 untuk Bersabar, Kenapa?

BKN Minta Calon Pelamar CPNS dan PPPK 2021 untuk Bersabar, Kenapa?

Whats New
Bangun Hunian di Jakarta dan Bogor, Adhi Commuter Properti Gandeng Sarana Jaya

Bangun Hunian di Jakarta dan Bogor, Adhi Commuter Properti Gandeng Sarana Jaya

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Pencopet di Angkutan Umum, Ini Cara Mengatasi dan Menghindarinya! | Modus Operandi Maling Perlente

[KURASI KOMPASIANA] Pencopet di Angkutan Umum, Ini Cara Mengatasi dan Menghindarinya! | Modus Operandi Maling Perlente

Rilis
Pendapatan Induk Usaha TikTok Melejit 111 Persen di Tahun 2020

Pendapatan Induk Usaha TikTok Melejit 111 Persen di Tahun 2020

Whats New
Gappri: Revisi PP Tembakau Perburuk Kondisi Industri Rokok

Gappri: Revisi PP Tembakau Perburuk Kondisi Industri Rokok

Whats New
Kini Pemilik Asuransi AXA Mandiri Bisa Konsultasi Kesehatan Gratis

Kini Pemilik Asuransi AXA Mandiri Bisa Konsultasi Kesehatan Gratis

Whats New
Prudential Indonesia Perluas Pemasaran Online Produk Asuransi

Prudential Indonesia Perluas Pemasaran Online Produk Asuransi

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X