BI: Pelemahan Ekspor Picu Kenaikan Rasio Utang Luar Negeri

Kompas.com - 24/09/2013, 20:00 WIB
Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. KOMPAS/RIZA FATHONIPelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) menyatakan pelemahan ekspor menyebabkan peningkatan rasio utang luar negeri (ULN) Indonesia.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Difi A Johansyah menjelaskan ULN swasta mengalami pertumbuhan pada kuartal II tahun 2013 secara rasio, yakni 41,4 persen. Sementara itu pada kuartal I, rasio ULN swasta mencapai 34,8 persen.

"Angka ini dari rasio seolah meningkat, tapi memang kemampuan ekspor kita menurun. Ini sejalan dengan recovery perekonomian global dan asumsi itu relatif baik tahun depan," kata Difi di Kantor Pusat BI, Jakarta, Selasa (24/9/2013).

Di samping itu, pertumbuhan juga terjadi pada rasio utang atas produk domestik bruto (PDB) pada kuartal II 2013 yakni 28,9 persen. Adapun pada kuartal sebelumnya sebesar 28,7 persen.

BI mencatat, perlambatan pertumbuhan ULN RI pada Juli 2013 menjadi 7,3 persen year on year. Pada Juni 2013 pertumbuhan ULN RI mencapai 8,0 persen, sehingga pada Juli 2013 posisi ULN RI mencapai Rp 259,54 miliar dollar AS.

BI menilai perlambatan pertumbuhan ULN swasta memicu perlambatan pertumbuhan ULN RI. Namun BI melihat kondisi tersebut masih cukup sehat dan berkesinambungan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X