Generali Klaim Punya Alat Penangkal Kerugian Unit-linked

Kompas.com - 26/09/2013, 16:03 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTCOK.COMIlustrasi
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Gejolak pasar modal tanah air belum juga berakhir. Kondisi ini otomatis memukul perolehan hasil investasi pasar modal khususnya unitlink. Membaca ini, demi meminimalisir kerugian, PT Asuransi Generali Indonesia (Generali Indonesia) menawarkan teknologi yang bisa mengamankan keranjang investasi nasabah.

Layanan yang ditawarkan adalah sistem auto risk management system (ARMS). Ini adalah sistem perlindungan nasabah di mana saat pasar modal turun secara otomatis keranjang investasi dipindahkan ke tempat lebih aman.

"Portofolio nasabah harus aman. Sistem ini membuat nasabah lebih leluasa untuk mengatur sendiri asset investasinya sesuai dengan profil resiko," kata Edy Tuhirman, Direktur Utama Generali Indonesia pada Kamis (26/9).

Melalui sistem ARMS ini, Edy mengakui perolehan premi Generali Indonesia terkerek. Sepanjang kuartal 1 2013, premi mencapai Rp 826 miliar naik 251% dari Rp 235 miliar. (Mona Tobing)



Sumber Kontan
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X