Jumlah Pensiunan yang Bekerja Lagi Melonjak di Seoul

Kompas.com - 29/09/2013, 15:55 WIB
Ilsutrasi SHUTTERSTOCKIlsutrasi
|
EditorErlangga Djumena


SEOUL, KOMPAS.COM
- Jumlah pensiunan yang kembali dipekerjakan di Seoul, Korea Selatan, melonjak tajam. Bahkan jauh lebih banyak ketimbang jumlah para pekerja muda berusia 15-29 tahun.

Menurut data statistik Balai Kota Seoul, Minggu (29/9/2013), seperti juga diwartakan harian The Korea Herald, lonjakan jumlah pekerja berusia sekitar 55 tahun atau lebih, persentasenya sudah mencapai 75 persen dalam 12 tahun terakhir.

“Mereka lebih memilih dipekerjakan kembali ketimbang menikmati masa pensiun,” tulis siaran pers Balai Kota Seoul.

Tahun lalu secara rinci diketahui, jumlah pekerja usia “opa” dan “oma” itu mencapai 956.000 orang, naik dari 545.000 orang di tahun 2000.

Sementara jumlah pekerja anak muda justru merosot dari 1,29 juta orang di tahun 2000 menjadi 903.000 orang pada tahun lalu.

Negeri Ginseng tersebut diketahui memang tengah mengalami persoalan kependudukan yang terbilang serius dengan semakin menuanya populasi warga negeri itu.

Kondisi itu semakin diperparah dengan rendahnya keinginan anak muda di sana menikah dan punya anak, lantaran biaya hidup yang tinggi, terutama untuk pendidikan dan kesehatan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X