Kompas.com - 01/10/2013, 08:01 WIB
KOMPAS.com/Sakina Rakhma Diah Setiawan
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Permasalahan yang terjadi pada Lion Air kembali terjadi, yaitu akibat delay yang terlalu lama. Kondisi ini membuat penumpang yang sudah berada di dalam pesawat merasa kepanasan yang ahirnya mereka membuka pintu darurat pesawat secara paksa.

"Hal ini harusnya tidak perlu terjadi bila awak kabinnya saat itu sigap melihat situasi dalam pesawat. Lion memang merupakan maskapai nasional yang sangat besar, namun belum didukung oleh SDM yang andal dan memadai," ujar Saleh Husin dari Fraksi Hanura, di Jakarta, Senin (30/9/2013) malam.

Saleh mengaku sudah melihat pihak Lion Air mulai melakukan pembenahan, tetapi disayangkan juga masih sering dijumpai penumpang yang mengeluh. "Keluhan terjadi ketika check in di ruang tunggu dan yang paling sering masalah yaitu saat pengambilan bagasi. Nah, di sinilah perlu pembenahan yang mendasar dari manajemen Lion Air," ujarnya.

Untuk itu, Ditjen Perhubungan Udara, menurut Saleh, harus lebih tegas dan fokus mengawasi Lion Air agar penumpang tidak merasa dirugikan.

"Jangan hanya berorientasi mengejar keuntungan semata sehingga pelayanan dan keselamatan dinomorduakan," ujarnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X