BCA Telah Antisipasi Kebijakan LTV

Kompas.com - 01/10/2013, 16:03 WIB
BCA KONTANBCA
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja menyatakan perseroan telah mengantisipasi kebijakan loan to value (LTV) yang diterbitkan oleh Bank Indonesia (BI).

Jahja menyatakan pihak-pihak yang terkait harus memahami kebijakan yang dikeluarkan oleh BI tersebut. Menurutnya, kebijakan LTV dikeluarkan oleh BI terkait dengan kondisi ekonomi yang terjadi saat ini.

"Yang harus dipahami adalah kenapa diadakan policy itu. Kan ini karena melihat suasana ekonomi yang belum terlalu menjanjikan, maka pinjaman konsumen ini harus agak dikurangi. Memang kalau trennya mengurangi untuk pelepasan kredit termasuk KPR (kredit pemilikan rumah) kita ya juga harus memahami," kata Jahja di Menara BCA, Selasa (1/10/2013).

Lebih lanjut, Jahja menyatakan untuk daerah-daerah yang harga propertinya dianggap telah overpriced atau sudah terlalu mahal, pihaknya mematok uang muka (down payment/DP) lebih tinggi dari yang telah diatur oleh BI.

"Untuk daerah-daerah yang saya lihat terlalu mahal saya minta DP-nya 50 persen padahal BI kan mintanya 30 persen. Kita bilang untuk daerah ini harganya agak overpriced kita mintanya 50 persen," ujarnya.

Jahja mengungkapkan, pihaknya telah mengantisipasi perlambatan pada saat menyusun anggaran di awal tahun. Maka dari itu, pihaknya mematok kenaikan kredit sebesar 20 persen.

"Kebetulan memang sebenarnya kita menyusun budget kenapa kita bilang dari awal tahun ini kita naik kredit total 20 persen tahun sebelumnya 37 persen," lanjutnya.

Sebagai informasi, Bank Indonesia (BI) resmi memberlakukan aturan mengenai Loan To Value untuk Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). Aturan tersebut tercantum dalam Surat Edaran (SE) BI No. 15/40/DKMP tanggal 24 September 2013 tentang penerapan manajemen resiko pada bank yang melakukan pemberian kredit atau pembiayaan pemilikan properti, kredit atau pembiayaan konsumsi beragun beragun properti, dan Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir Janji Akan Copot Komisaris BUMN yang Jarang Hadir Rapat

Erick Thohir Janji Akan Copot Komisaris BUMN yang Jarang Hadir Rapat

Whats New
Fakta GBK, Aset Negara Bernilai Paling Mahal, Sebagian Dikelola Swasta

Fakta GBK, Aset Negara Bernilai Paling Mahal, Sebagian Dikelola Swasta

Whats New
Erick Thohir Buka Suara Soal Adanya Komisaris BUMN yang Rangkap Jabatan

Erick Thohir Buka Suara Soal Adanya Komisaris BUMN yang Rangkap Jabatan

Whats New
5 Kesalahan Finansial yang Perlu Dihindari oleh Pasangan Baru Nikah

5 Kesalahan Finansial yang Perlu Dihindari oleh Pasangan Baru Nikah

Smartpreneur
Schneider Electric Gandeng iMasons untuk Perkuat Industri Infrastruktur Digital

Schneider Electric Gandeng iMasons untuk Perkuat Industri Infrastruktur Digital

Rilis
[POPULER MONEY] Tahapan yang Dilalui Penumpang Lion | Defisit Selalu Ditambal dengan Utang

[POPULER MONEY] Tahapan yang Dilalui Penumpang Lion | Defisit Selalu Ditambal dengan Utang

Whats New
Kader Gerindra Jadi Eksportir Lobster, Edhy: Keputusan Bukan Saya, Tapi Tim

Kader Gerindra Jadi Eksportir Lobster, Edhy: Keputusan Bukan Saya, Tapi Tim

Whats New
Erick Thohir Ingin Rampingkan BUMN Hingga Tersisa 40 Perusahaan Saja

Erick Thohir Ingin Rampingkan BUMN Hingga Tersisa 40 Perusahaan Saja

Whats New
Fakta Lobster, Dulunya Makanan Orang Miskin dan Narapidana

Fakta Lobster, Dulunya Makanan Orang Miskin dan Narapidana

Whats New
Erick Thohir: Jangan Hanya Siap Diangkat menjadi Pejabat, Tapi juga Harus Siap Dicopot

Erick Thohir: Jangan Hanya Siap Diangkat menjadi Pejabat, Tapi juga Harus Siap Dicopot

Whats New
Perkuat Aplikasi Pangan, BGR Logistics Gandeng HARA Technology

Perkuat Aplikasi Pangan, BGR Logistics Gandeng HARA Technology

Whats New
Pandemi Corona, Laba Produsen Mi Instan Korea Melonjak 361 Persen

Pandemi Corona, Laba Produsen Mi Instan Korea Melonjak 361 Persen

Whats New
Ada Pandemi Covid-19, Bagaimana Nasib Pendanaan Ibu Kota Baru?

Ada Pandemi Covid-19, Bagaimana Nasib Pendanaan Ibu Kota Baru?

Whats New
Melihat Peluang Bisnis Berpotensi Cuan Saat New Normal, Ini Caranya

Melihat Peluang Bisnis Berpotensi Cuan Saat New Normal, Ini Caranya

Work Smart
Penuhi Kebutuhan di Masa Pandemi, Belanja “Online” Jadi Solusi

Penuhi Kebutuhan di Masa Pandemi, Belanja “Online” Jadi Solusi

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X