Kompas.com - 02/10/2013, 11:25 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Chatib Basri mengingatkan kepada seluruh pelaku pasar untuk mewaspadai penghentian layanan pemerintahan Amerika Serikat (shutdown). Pemerintah akan fokus membenahi kondisi perekonomian domestik.

"Iya perlu diwaspadai. Makanya dari sisi domestik ini harus bisa dijaga," kata Chatib selepas Rapat Kerja Terbatas Dirjen Kekayaan Negara di Hotel Aryaduta Jakarta, Rabu (2/10/2013).

Ia menambahkan, di tengah kekhawatiran "shutdown" AS ini, Indonesia ternyata mampu membuktikan kepada pasar dunia bahwa kondisi pasar domestik membaik. Apalagi ada data deflasi September 2013 sebesar 0,35 persen dan neraca perdagangan Agustus 2013 yang juga sudah mulai surplus, meski tipis.

"Artinya, kalau ada berita bagus, ada bukti perbaikan, maka sedikit banyak kita akan terlindungi dari itu," tambahnya.

Memang menjelang shutdown AS pada Senin kemarin, kondisi pasar domestik sedang melemah. Hal itu terbukti dari kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat minus 102 poin (sekitar 2 persen. Bahkan rupiah juga sempat melemah kembali.

Namun dari perdagangan kemarin, IHSG sudah mulai positif dan rupiah juga sudah menguat 1,3 persen dibanding hari sebelumnya, namun masih depresiasi 17,9 persen (ytd).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.