Kompas.com - 11/10/2013, 14:16 WIB
Ilustrasi batik TRIBUN / DANY PERMANAIlustrasi batik
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua APEC Business Advisory Council (ABAC) Wishnu Wardhana membantah bahwa batik yang dipergunakan oleh para kepala negara di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC merupakan batik dari China.

Dia mengatakan bahwa batik tersebut adalah asli buatan perajin Bali. "Tidak benar itu, batik yang dipakai oleh kepala negara di acara APEC itu semua berasal dari Indonesia, ditenun oleh perajin Bali," kata Wishnu kepada Kompas.com di Jakarta, Jumat (11/10/2013).

Ia menambahkan, pihaknya tidak mengetahui mengapa gosip bahwa batik yang dipakai oleh kepala negara itu tersiar kabar dibuat atau diproduksi di China. Batik tersebut dipakai oleh Presiden Rusia Vladimir Putin, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry, serta tentunya Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.

"Saya tidak tahu itu, kok bisa tersiar sampai ke luar negeri. Padahal, batik itu asli dari Indonesia, dibuat oleh perajin Bali. Bahkan, istri saya juga memakainya," tambahnya.

Sekadar catatan, media Daily Mail menyebut bahwa batik khas Indonesia yang dikenakan para pemimpin dunia di KTT APEC itu adalah buatan China. Perancang batik tersebut adalah Ida Bagus Adnyana.

Daily Mail mengklaim bahwa kendati batik adalah baju asli khas Indonesia, batik yang dikenakan di KTT APEC itu adalah hasil produksi China.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.