Kelas Menengah dan Asuransi

Kompas.com - 14/10/2013, 13:02 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Meningkatnya golongan masyarakat kelas menengah membuat industri asuransi menggeliat. Ini karena kesadaran mereka akan risiko di masa mendatang.

"Menurut saya justru itu (pertumbuhan kelas menengah) salah satu penyebab yang saya akan katakan pertumbuhan asuransi akan lebih baik lagi ke depan," kata Chief Distribution Officer PT Sun Life Financial Indonesia Elin Waty di Jakarta.

Elin menyatakan, saat ini pertumbuhan masyarakat kelas menengah di Tanah Air saat ini sangat pesat. Mereka, lanjutnya, memiliki kesadaran yang tinggi akan asuransi. "Kelas menengah ini awareness mereka terhadap asuransi lebih besar. Mereka lebih tahu asuransi itu dibutuhkan," ujar Elin.

Pertumbuhan industri asuransi Indonesia, kata Elin, saat ini sangat positif. Namun sayangnya masyarakat Indonesia yang telah memiliki produk asuransi masih sangat sedikit. "Potensi pasar Indonesia kan besar sekali. Tapi saat ini masyarakat Indonesja yang sudah berasuransi baru 11 persen. Negara tetangga kita Malaysia saja sekitar 20 persen," katanya.

Elin memandang pertumbuhan masyarakat kelas menengah di Indonesia memberi angin positif bagi industri asuransi, khususnya asuransi jiwa. "Saya melihat lebih positif ke depan bahwa pertumbuhan ini (golongan masyarakat kelas menengah) akan membuat pertumbuhan asuransi akan lebih baik lagi ke depannya," tandasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X