Kompas.com - 16/10/2013, 13:53 WIB
|
EditorErlangga Djumena

KOMPAS.com
- Bagi Elin Waty, yang saat ini menjabat sebagai Chief Distribution Officer PT Sun Life Financial Indonesia, industri asuransi digelutinya tanpa sengaja. Namun, setelah ia masuk ke dalamnya, ia jajaki semua tantangan.

"Saya termasuk salah satu di angkatan saya yang lulus 7 semester termasuk skripsi. Setelah sidang skripsi, saya dapat banyak sekali tawaran pekerjaan," kata alumnus Unika Atma Jaya Jakarta ini.

Kebanyakan tawaran pekerjaan yang menghampiri Elin adalah dari industri perbankan, namun Elin lebih memilih tawaran pekerjaan dari Asuransi Sinar Mas, tepatnya di bagian investasi. "Padahal dulu kerja di bank itu keren sekali. Semua anak pinginnya kerja di bank," katanya.

Setahun pertama di bagian investasi, Elin merasa bagian itu bukan dunianya. Ia merasa tidak menjadi diri sendiri. Hampir memutuskan untuk keluar, Elin memberanikan diri untuk minta dipindah ke bagian training. "Saya pindah ke bagian training dan saya enjoy. Karir saya pelan-pelan naik. Umur 23 tahun saya sudah menjadi training manager,"  ucap dia.

Sukses menjadi training manager, Elin ingin mencoba menjadi agen. Ini karena selama melatih, para agen berkata dirinya tidak tahu bagaimana sulitnya menjadi agen di lapangan. Akhirnya ia pindah ke bagian sales untuk memperoleh pengalaman dalam menjual produk asuransi.

Selama satu setengah tahun di bagian sales dan dapat membuktikan dirinya dapat menjual dengan baik, Elin memutuskan untuk kembali ke bagian training dan rekrutmen. "Tahu-tahu head of agency-nya berhenti. Saya diminta jadi person in charge sementara,"  ujarnya.

Karirnya pun menanjak di bagian agency, tapi ia merasa harus mengetahui bagian operation untuk menjadi CEO yang baik. Ia pun mendapat tawaran di Asuransi AIA dan pada akhirnya berlabuh di Sun Life.

Selama berkarir di industri asuransi, ia telah menjelajah Nusantara untuk memberi pelatihan. "Jadi saya di industri asuransi sudah dari tahun 1994. Paling jauh saya kasih training ke Jayapura," kata dia.

Dalam mengisi waktu luang, Elin sangat menyukai membaca dan berwisata bersama keluarga. Ia mengaku novel sebagai pilihannya dalam membaca. Elin mengatakan dirinya sudah disibukkan dengan hal yang memusingkan, karenanya ia memilih novel. "Saya suka baca Harlequinn," imbuhnya,

Untuk urusan berwisata, Elin selalu menyisipkan unsur edukasi. Ia ingin kedua buah hatinya memperoleh hal yang dapat dipelajari di setiap objek wisata yang dikunjungi. "Saya suka wisata sejarah. Indonesia punya banyak objek wisata sejarah. Jadi kalau kita ke luar negeri saja kita kunjungi museum, harusnya kita tahu Indonesia punya banyak sekali museum yang menarik untuk dikunjungi," tukasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berapa Gaji PPPK Guru dan Tunjangannya Setiap Bulan?

Berapa Gaji PPPK Guru dan Tunjangannya Setiap Bulan?

Work Smart
Cara Mencari Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat dengan Mudah

Cara Mencari Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat dengan Mudah

Whats New
Pefindo Sematkan Peringkat idAAA Untuk Mitratel

Pefindo Sematkan Peringkat idAAA Untuk Mitratel

Rilis
Tingkat Pengangguran 18 Persen, Google Indonesia Siapkan Beasiswa Data Analis untuk 10.000 Orang

Tingkat Pengangguran 18 Persen, Google Indonesia Siapkan Beasiswa Data Analis untuk 10.000 Orang

Work Smart
Bos Semen Indonesia Sebut Proyek IKN Nusantara Berpotensi Serap 21 Juta Ton Semen

Bos Semen Indonesia Sebut Proyek IKN Nusantara Berpotensi Serap 21 Juta Ton Semen

Whats New
PTBA Tebar Dividen Senilai Rp 7,9 Triliun, 100 Persen dari Laba Bersih di 2021

PTBA Tebar Dividen Senilai Rp 7,9 Triliun, 100 Persen dari Laba Bersih di 2021

Whats New
Syarat dan Cara Gadai Emas di Pegadaian dengan Mudah

Syarat dan Cara Gadai Emas di Pegadaian dengan Mudah

Earn Smart
Bahas Revisi UU LLAJ, YLKI Usulkan Pemerintah Pungut Dana Preservasi Jalan Ke Kendaraan Pribadi

Bahas Revisi UU LLAJ, YLKI Usulkan Pemerintah Pungut Dana Preservasi Jalan Ke Kendaraan Pribadi

Whats New
Status Ojol Tak Perlu Dilegalkan, INSTRAN: Ojol Hanya Sementara hingga Transportasi Umum Membaik

Status Ojol Tak Perlu Dilegalkan, INSTRAN: Ojol Hanya Sementara hingga Transportasi Umum Membaik

Whats New
DPR Sahkan UU PPP, Buruh Ancam Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa

DPR Sahkan UU PPP, Buruh Ancam Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa

Whats New
Bisakah Luhut Atasi Permasalahan Minyak Goreng di RI dalam 2 Minggu?

Bisakah Luhut Atasi Permasalahan Minyak Goreng di RI dalam 2 Minggu?

Whats New
Anak Usaha Kimia Farma Buka 5 Lowongan Kerja untuk D-3 dan S-1, Ini Posisi yang Dicari

Anak Usaha Kimia Farma Buka 5 Lowongan Kerja untuk D-3 dan S-1, Ini Posisi yang Dicari

Work Smart
Cek Tingkat Imbalan 6 Seri Sukuk Negara yang Dilelang Pekan Depan

Cek Tingkat Imbalan 6 Seri Sukuk Negara yang Dilelang Pekan Depan

Earn Smart
Bahlil: Ekspor Listrik Dilarang, Sebentar Lagi Kami akan Buat Aturannya

Bahlil: Ekspor Listrik Dilarang, Sebentar Lagi Kami akan Buat Aturannya

Whats New
IKN Ditawarkan Dalam Pertemuan WEF, Bahlil: Kalau Minat Investasi Ada, Tapi Eksekusinya Belum

IKN Ditawarkan Dalam Pertemuan WEF, Bahlil: Kalau Minat Investasi Ada, Tapi Eksekusinya Belum

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.