Kompas.com - 17/10/2013, 15:21 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perekonomian Hatta Rajasa mengharapkan demo buruh terkait kenaikan upah sesuai kebutuhan hidup layak (KHL), tidak membuat investor semakin takut menanamkan modalnya di Indonesia.

Hatta meminta serikat buruh bisa bernegoisasi dengan pemerintah dan pengusaha untuk mencapai kesepakatan bersama soal penetapan upah buruh yang baru.

"Jadi kita percayakan pada dewan pengupahan untuk menetapkan upah minimum ini. Kalau melakukan tindakan di luar dewan pengupahan, investor bisa takut, iklim investasi nanti dinilai tidak baik, tidak kondusif," kata Hatta selepas acara Bulan Mutu Nasional di Jakarta Convention Center, Kamis (17/10/2013).

Padahal, penentuan upah buruh ini juga menjadi salah satu ukuran bagi investor terkait investasinya di Indonesia. Bila ada masalah terkait penentuan upah, maka investor pun akan berpikir ulang mau berinvestasi di sini.

Hatta ingin agar dewan pengupahan segera menetapkan upah buruh yang baru tersebut. Dengan adanya duduk bersama ini, maka forum tersebut akan menyepakati kepentingan nasional, terutama urusan upah buruh ini.

"Intinya harus ada titik temu. Kemarin kan ada usulan upah ini naik beberapa persen dan dimasukkan ke dewan pengupakan, tapi tidak dimasukkan dalam Instruksi Presiden (Inpres)," tambahnya.

Dalam penetapan pengupahan tersebut, Hatta ingin agar kriterianya bisa didasarkan pada produktivitas buruh, situasi perekonomian dan standar kebutuhan hidup layak (KHL). Masalahnya, kadang produktivitas ini tidak diperhatikan lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.