Dahlan Minta BUMN Lebih Disiplin

Kompas.com - 18/10/2013, 11:34 WIB
Menteri BUMN Dahlan Iskan Kompas.com/SABRINA ASRILMenteri BUMN Dahlan Iskan
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta BUMN untuk disiplin dalam melaporkan kinerja perusahaan, termasuk mengenai pelaksanaan rapat umum pemegang saham (RUPS) maupun laporan keuangan.

"Laporan keuangan ini saya minta BUMN untuk terus semakin disiplin," kata Dahlan seusai acara Annual Report Award (ARA) di Hotel Ritz Carlton, Kamis (17/10/2013) malam.

Ia menegaskan,  tidak boleh lagi ada BUMN yang menyelenggarakan RUPS pada bulan Mei, Juni, apalagi Juli. "Jadi tahun depan ini RUPS paling lambat bulan April," katanya.

Dahlan menyebut PT Pertamina sebagai contoh BUMN yang disiplin dalam pelaporan keuangan mereka. Padahal, lanjutnya, Pertamina adalah perusahaan yang besar dan memiliki banyak anak perusahaan. "Apakah bisa? Bisa. Buktinya Pertamina yabg perusahaannya begitu besar dan anak perusahaannya begitu banyak," ujar Dahlan.

Pertamina, kata Dahlan, dapat menyelenggarakan RUPS pada tanggal 1 Februari. Ini berarti laporan keuangan sudah rampung pada akhir bulan Januari. "Kalau Pertamina saja laporan keuangan bisa selesai akhir Januari, BUMN yang lain harus bisa karena pasti less complicated than Pertamina," tegasnya.

Annual Report Award (ARA) merupakan ajang penghargaan bagi perusahaan dengan laporan keuangan terbaik. Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal OJK Nurhaida menyatakan acara ini diharapkan mampu meningkatkan penerapan good corporate governance (GCG) melalui laporan keuangan yang terbuka, sehat, dan transparan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X