Mendag: Penambahan Anggaran untuk Revitalisasi Pasar

Kompas.com - 21/10/2013, 18:56 WIB
Ilustrasi pasar tradisional KOMPAS.COM/TRI WAHYUNIIlustrasi pasar tradisional
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perdagangan mengklaim naiknya pagu anggaran kementerian tahun depan akan lebih difokuskan untuk revitalisasi pasar tradisional.

Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan revitalisasi pasar itu sesuai dengan prinsip pro job, pro growth, pro poor, dan pro environment. Secara keseluruhan, terdapat 500 pasar yang terdiri atas 50 pasar percontohan dan 450 pasar non-percontohan yang akan direvitalisasi. Ia menegaskan akan menambah akan menambah jumlah pasar yang akan direvitalisasi.

Menurutnya, usulan anggaran yang belum disepakati adalah untuk kepentingan remunerasi. Adapun yang sudah disepakati adalah untuk kepentingan revitalisasi pasar dan juga untuk pembinaan UKM.

"Tapi harus dipastikan tidak tumpang tindih dengan program-program yang dilakukan oleh kementerian-kementerian lain," ujar Gita, Senin (21/10/2013)

Gita mengaku pihaknya belum memetakan pasar-pasar mana saja yang akan direvitaliasi. Upaya ini lanjutnya akan dibicarakan dalam rapat kelompok kerja (pokja). Namun demikian, ia memastikan pemeraraannya jelas.

"Resi gudang juga akan kita pastikan, karena itu sangat kental dengan kepentingan rakyat," sambungnya.

Seperti diberitakan, Komisi VI DPR hari ini menyetujui pagu anggaran Kemendag untuk tahun 2014 mencapai Rp 2,241 triliun. Di samping itu, Komisi VI DPR juga menyetujui penambahan anggaran sebesar Rp 460 miliar, sehingga jumlah pagu anggaran Kemendag untuk tahun depan mencapai Rp 2,701 triliun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X