OJK Godok Revisi UU Perusahaan Pembiayaan

Kompas.com - 22/10/2013, 16:44 WIB
Otoritas Jasa Keuangan KONTANOtoritas Jasa Keuangan
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang memproses revisi Undang-Undang Perusahaan Pembiayaan. Untuk keperluan itu, lembaga tersebut menggandeng lembaga dari Australia.

Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank II OJK Dumoly Freddy Pardede menjelaskan, lembaga Australia yang digandeng adalah ASIC (Australian Security and Investment Comission).

Kerjasama dengan pihak Australia tersebut menurut Dumoly dilakukan untuk menyusun variasi skema-skema perusahaan pembiayaan di Indonesia agar lebih berkembang namun tetap prudent.

Industri perusahaan pembiayaan kelak akan mencapai kondisi stagnan yang berujung pada kejenuhan. Hal ini karena persaingan usaha yang sangat kompetitif.

"Mereka (perusahaan pembiayaan) main di pembiayaan otomotif, bahkan motor bekas pun dibiayai oleh leasing. Beberapa tahun lagi akan stagnan," ujarnya Selasa (22/10/2013).

Lebih lanjut, Dumoly berharap revisi Undang-Undang Perusahaan Pembiayaan dapat mendorong industri untuk dapat mendukung proyek-proyek infrastruktur, karena selama ini perusahaan pembiayaan hanya fokus pada 4 (empat) sektor.

"Selama ini kan hanya manufaktur, kendaraan bermotor, konsumen, guna usaha. Nanti akan dikembangkan ke aktivitas project atau goods and service. Bisa saja kembangkan pembiayaan membiayai proyek infrastruktur. Kita lihat potensi-potensinya ada atau nggak," tandasnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X