Dahlan Berharap Pertamina Bisa Segera Kelola Kilang Tuban

Kompas.com - 30/10/2013, 09:56 WIB
Menteri BUMN, Dahlan Iskan. ESTU SURYOWATIMenteri BUMN, Dahlan Iskan.
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan berharap agar PT Pertamina (Persero) bisa segera mengelola kilang pengolahan bahan bakar minyak di Tuban, Jawa Timur. Hal itu ia sampaikan melihat perkembangan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) yang segera dapat dinasionalisasi tahun ini.

"Jadi kalau lusa Inalum bisa jadi milik BUMN, saya dukung Pertamina segera mengelola TPPI di Tuban," ujar Dahlan dalam sambutannya dalam Annual Pertamina Quality Award 2013, di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (30/10/2013).

"Belakangan kita sibuk penyerahan Inalum yang mana ini kontrak jangka panjang. Dan ini akan jadi modal kita ternyata mengakhiri kontrak jangka panjang tidak mengganggu iklim investasi," ucap mantan direktur PLN ini.

Sebagaimana diberitakan, PT Pertamina (Persero) telah mengambil alih PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), Tuban, sejak Oktober 2012. Menurut Wakil Presiden Komunikasi PT Pertamina (Persero) Ali Mundakir, Kamis (10/10/2013), rencananya kilang Tuban akan beroperasi awal November 2013.

Namun sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi resmi dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi mengenai kondensat yang akan diolah di kilang TPPI.

Jadi, meski secara institusi, TPPI belum bisa beroperasi, Pertamina bisa mengolah kondensat kilang itu dengan membayar biaya operasi. Proses penyelesaian utang TPPI sendiri tinggal menunggu keputusan Menteri Keuangan. Salah satu opsi penyelesaian utang itu adalah konversi menjadi kepemilikan saham di TPPI.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X