Bukit Asam Bukukan Laba Bersih Rp 1,2 triliun

Kompas.com - 30/10/2013, 20:32 WIB
Ilustrasi batu bara KOMPAS/ADI SUCIPTOIlustrasi batu bara
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membukukan laba bersih Rp 1,24 triliun hingga kuartal III 2013. Angka tersebut naik sekitar 57 persen dari periode tahun sebelumnya.

Naiknya laba bersih PTBA merupakan strategi perusahaan dengan menekan biaya produksi. Sementara, pendapatan PTBA hingga kuartal III 2013 mencapai Rp 8,12 triliun, sementara tahun lalu di periode yang sama sebesar Rp 8,10 triliun.

Sepanjang periode Januari-September 2013, PTBA berhasil meningkatkan penjualan batu bara sebanyak 13,24 juta ton sepanjang periode Januari-September 2013. Penjualan tersebut naik 17 persen dari periode yang sama pada 2012 sebanyak 11,36 juta ton.

Dari total batu bara yang diekspor, selama periode tersebut Taiwan sebagai penerima terbesar mencaai 17 persen, lalu India 14 persen, China 9 persen, Malaysia 8 persen, Jepang 3 persen dan Vietnam 2 persen.

"Penjualan domestik mencapai 6,22 juta ton pada 2013 naik tipis dari 2012 sekitar 6,21 juta ton," ujar Joko, Rabu (30/10/2013).

Joko menambahkan, periode Januari-September 2013 ini, PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) telah melakukan pengangkutan batu bara PTBA dari lokasi Tanjung Enim menuju Pelabuhan Tarahan di Bandar Lampung dan Dermaga Kertapati di Palembang sebanyak 9,56 juta ton atau naik 7 persen dibandingkan tahun 2012.

"Rencananya PT KAI KAI juga akan menambah 230 gerbong dan 44 lokomotif baru yang akan dioperasikan di kuartal IV 2013," ungkap Joko. ( Adiatmaputra Fajar Pratama)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X