ADVERTORIAL

Muhaimin : Tuntutan Kenaikan Upah Jangan Sampai Bangkrutkan Perusahaan

Kompas.com - 31/10/2013, 21:16 WIB
Penulis advertorial
|
Editoradvertorial

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar  meminta agar tuntutan buruh untuk menaikkan upah minimum tahun 2014 mempertimbangkan kemampuan perusahaan sehingga tidak menimbulkan kebangkrutan dan ancaman PHK.

“Kita semua tidak menolak tuntutan buruh. Namun tahapannya harus disadari agar perusahaan tidak bangkrut. Semua pihak baik perusahan, pemerintah dan buruh berjuang bersama, “”kata Menakertrans Muhaimin Iskandar seusai membuka Konferensi Produktivitas Nasional tahun 2013 di Jakarta pada Kamis (31/10).

Muhaimin mengatakan pemerintah, tahu upah buruh belum tinggi, tetapi kita harus sadar dengan keadaan ekonomi kita dimana industri masih harus didorong untuk tumbuh dan berkembang. Perjuangan buruh adalah perjuangan pemerintah dan pengusaha juga.

“Peningkatan kesejahteraan buruh yang sedang diperjuangkan baik oleh pemerintah, pengusaha dan pekerja  Intinya peningkatan kesejahteraan buruh jangan sampai membuat perusahaan bangkrut, “kata Muhaimin.

Dikatakan Muhaimin, pemerintah terus berusaha meningkatkan kesejahteraan buruh dengan berbagai upaya dan  program-program kerja bagi pekerja/buruh.

“Kita juga akan mendorong agar  perusahaan-perusahaan yang mampu dan tumbuh berkembang memberikan upah yang baik bagi para buruh,”kata Muhaimin.

Di lain pihak, kata Muhaimin, buruh juga harus memahami perusahaan itu ada yang kuat dan tidak sehingga kemampuan perusahaan harus juga diketahui oleh buruh.

“Oleh karena itu pembicaraan dua belah pihak antara pengusaha dan para buruh sangat penting, buruh tidak boleh dibohongi tetapi pengusaha juga harus meminta kebersamaan buruh agar saling menjaga demi kemajuan usaha,”kata Muhaimin.

Muhaimin menambahkan pemerintah tahun lalu berhasil menaikan upah secara signifikan. Namun  tahun ini banyak perusahaan yang mengeluh dan menghadap.

“Ini harus diantisipasi dari pada perusahaan-perusahaan berpindah tempat kemudian pemerintah mencermati akan timbulnya kemungkinan banyak pengangguran,”kata Muhaimin

Yang pasti saat ini, penetapan Upah Minumum, kata Muahimin tergantung survey dan analisis dewan pengupahan disetiap daerah, tidak ada maksimalnya, dasarnya survey, inflasi, pertumbuhan ekonomi, ini yang menentukan.

Di lain pihak, Muhaimin meminta agar buruh menimngkatkan pendidikan dan keterampilan dan kompetensi kerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja.

“Upah rendah ini berhubungan dengan pendidikan rendah, maka kita upgrade kualitasnya sehingga daya saing bisa meningkatkan upah buruh kita,”kata Muhaimin. (adv)

Pusat Humas Kemnakertrans

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.