Ikut Tender Pembangunan Kilang, Pertamina Tunggu Pemerintah

Kompas.com - 08/11/2013, 16:31 WIB
Ilustrasi kilang minyak AP PHOTO / GERALD HERBERTIlustrasi kilang minyak
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina menunggu penunjukkan formal dari pemerintah untuk menggelar tender terbuka pembangunan kilang minyak.

Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir menuturkan, rencana pemerintah untuk merealisasikan kilang dengan dana APBN dan tender terbuka yang dilakukan Pertamina masih dalam proses penunjukkan.

“Belum secara formal, tapi harus ada penunjukan formal. Untuk waktunya, kami menunggu,” kata Ali di kantor Pertamina, Jakarta, Jumat (8/11/2013).

Disinggung soal kemungkinan Saudi Aramco Asia Company Ltd. (Aramco) yang mundur dari rencana investasi karena mekanisme tender terbuka itu, Ali mengatakan pihaknya tidak terlalu khawatir.

Ia memastikan, rencana proyek bersama Aramco tetap berjalan lantaran uji kelayakannya sudah mulai. Demikian juga dengan rencana pembangunan kilang dengan operator asal Kuwait, Kuwait Petroleum Corporation (KPC).

Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Baambang Brodjonegoro Rabu (6/11/2013) mengatakan, pemerintah telah mendapatkan format yang tepat untuk realisasi pembangunan kilang minyak kapasitas 300.000 barel per hari (bph).

"Rencana membangun kilang akan jalan terus. Pemerintah, PT Pertamina (Persero) dan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah dapat format yakni dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta lelang biasa," ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X