Soal PLTA Inalum, PLN Tunggu Instruksi Pemerintah

Kompas.com - 08/11/2013, 21:23 WIB
Ilustrasi PLTA KOMPAS/AGUS SUSANTOIlustrasi PLTA
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com -  PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) masih menunggu keputusan pemerintah tentang peran sertanya dalam pengelolaan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) milik PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

"Kita tunggu keputusan pemerintahlah," kata Nur Pamudji Direktur Utama PLN, Jumat (8/11/2013).

Nur menambahkan, sejak PLTA milik Inalum pertama kali beroperasi, PLN sudah melakukan tukar-menukar listrik dengan Inalum sebesar 45 megawatt (MW). "Mereka memberi kami listrik 45 MW. Siangnya, kami memberikan dengan jumlah yang sama," ujar Nur.

Sekedar informasi, saat ini Inalum memiliki dua buah PLTA. Pertama yaiatu PLTA Tangga, dan yang kedua yaitu PLTA Sigura-gura yang terletak di sungai Asahan Sumatera Barat. PLTA milik Inalum ini disebut juga Asahan dua.

Nur Pamudji sebelumnya mengungkapkan bahwa sebenarnya potensi listrik dari Inalum bisa mencapai 600 MW, namun PLN hanya mendapat jatah 45 MW.

Pasca-nasionalisasi Inalum, diharapkan pasokan listrik dari Inalum ke PLN bisa semakin besar. Dengan begitu, PLN bisa semakin banyak melakukan elektrifikasi di Sumatera Utara.

"Bagus kalau bisa 135 megawatt. Mula-mula segitu, kalau tambah naik bagus lah," ujarnya beberapa waktu lalu. (Emma Ratna Fury)

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber Kontan
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X