Kompas.com - 11/11/2013, 07:19 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan dinilai cukup percaya diri mengawali perdagangan pekan ini, Senin (11/11/2013). Indeks diproyeksikan rebound setelah mendapat sentimen positif dari bursa global dan menunggu pembukaan bursa di kawasan regional Asia.

Bursa Wall Street ditutup pekan lalu dengan kenaikan, menyusul pengumuman dari Pemerintah AS yang menyebutkan ada 204.000 tenaga kerja baru pada bulan lalu, melebihi prediksi analis yang hanya 125.000 orang.

Dengan penguatan pada penutupan perdagangan Jumat (8/11/2013), Dow Jones dan S&P 500 mencetak penguatan selama lima pekan berturut-turut. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 167,80 poin (1,08 persen) ke level 15.761,78. Indeks S&P 500 melonjak 23,46 poin (1,34 persen) ke level 1.770,61. Sedangkan Indeks Komposit Nasdaq melesat 61,90 poin (1,60 persen) ke level 3.919,23.

Sementara IHSG, pada perdagangan akhir pekan lalu ditutup dengan penurunan tipis 9,39 poin (0,21 persen) ke level 4.476,72. Pasar ditutup dengan transaksi sebanyak 8,5 juta lot atau setara dengan Rp 5,2 triliun.

Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih di pasar reguler sebesar Rp 226 miliar dengan saham yang paling banyak dijual antara lain SMGR, PGAS, TLKM, BBCA dan BMRI. Mata uang rupiah terdepresiasi ke Rp 11.413 per dollar AS.

Secara teknikal, menurut riset KDB Daewoo Securities Indonesia, penurunan IHSG akhir pekan lalu merupakan penurunan setelah mengalami teknikal rebound selama dua hari. Volume perdagangan diperkirakan akan menurun, stochastic berada di area normal, dan PSAR masih berada pada sinyal downtrend.

Untuk perdagangan awal pekan ini diperkirakan IHSG akan kembali melanjutkan penurunannya. Dengan support di 4.403 dan resistance 4.650. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah ASRI, GGRM dan PGAS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lowongan Kerja Astra Otoparts, Simak Posisi dan Persyaratanya

Lowongan Kerja Astra Otoparts, Simak Posisi dan Persyaratanya

Work Smart
Jelang Pengumuman Inflasi AS, Wall Street Ditutup Variatif

Jelang Pengumuman Inflasi AS, Wall Street Ditutup Variatif

Whats New
Kemenhub Terbitkan Aturan soal Tarif Ojek Online, Simak Rinciannya

Kemenhub Terbitkan Aturan soal Tarif Ojek Online, Simak Rinciannya

Whats New
Proyeksi IHSG Hari Ini, Bakal Bertahan di Zona Hijau Lagi?

Proyeksi IHSG Hari Ini, Bakal Bertahan di Zona Hijau Lagi?

Whats New
Tol Serang-Panimbang Seksi 3 Ditargetkan Bisa Beroperasi Penuh di 2024

Tol Serang-Panimbang Seksi 3 Ditargetkan Bisa Beroperasi Penuh di 2024

Whats New
[POPULER MONEY] Lowongan Kerja Honda Prospect Motor | Tesla Sudah Teken Kontrak Pembelian Nikel dari 2 Perusahaan di Indonesia

[POPULER MONEY] Lowongan Kerja Honda Prospect Motor | Tesla Sudah Teken Kontrak Pembelian Nikel dari 2 Perusahaan di Indonesia

Work Smart
Tesla Beli Nikel ke Perusahaan China di Morowali, Komisi VII DPR: Tidak Masalah...

Tesla Beli Nikel ke Perusahaan China di Morowali, Komisi VII DPR: Tidak Masalah...

Whats New
Ini 7 Cara Cek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak dengan Mudah

Ini 7 Cara Cek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak dengan Mudah

Whats New
Generali Luncurkan Layanan BeSMART, Apa Manfaatnya?

Generali Luncurkan Layanan BeSMART, Apa Manfaatnya?

Whats New
Cara Daftar BRImo bagi Nasabah Lama dan Baru lewat HP dengan Mudah

Cara Daftar BRImo bagi Nasabah Lama dan Baru lewat HP dengan Mudah

Whats New
Kerja Sama dengan Binus, BCA Digital Targetkan Gaet 42.000 Nasabah Baru

Kerja Sama dengan Binus, BCA Digital Targetkan Gaet 42.000 Nasabah Baru

Rilis
Indeks Keyakinan Konsumen di Juli 2022 Turun, BI: Masih Dalam Zona Optimis

Indeks Keyakinan Konsumen di Juli 2022 Turun, BI: Masih Dalam Zona Optimis

Whats New
Pemerintah Waspadai Pelemahan Ekonomi China

Pemerintah Waspadai Pelemahan Ekonomi China

Whats New
Jokowi Minta Sri Mulyani Bikin 'Stress Test' APBN Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Jokowi Minta Sri Mulyani Bikin "Stress Test" APBN Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Whats New
Ekonom: Dampak Ketegangan China-Taiwan Lebih Buruk dari Perang Rusia-Ukraina

Ekonom: Dampak Ketegangan China-Taiwan Lebih Buruk dari Perang Rusia-Ukraina

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.