Bayar Pajak UKM Bisa Lewat ATM

Kompas.com - 11/11/2013, 13:57 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HERU SRI KUMOROIlustrasi
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com
- Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI bersama Apindo dan beberapa bank besar Tanah Air hari ini melakukan sosialisasi pembayaran Pajak Penghasilan (PPh) 1 persen bagi pengusaha UMKM melalui anjungan tunai mandiri (ATM).

Sosialisasi ini dihadiri oleh Menteri Keuangan RI (Menkeu) Chatib Basri, pejabat Dirjen Pajak, Ketua Apindo Sofjan Wanandi, Pejabat Kadin, pejabat bank seperti BNI, Bank Mandiri, BRI, dan BCA, serta pengusaha UMKM.

"Hari ini kita ketemu dengan lebih 1.200 pengusaha ritel terutama UKM dalam rangka sosialisasi PP 46 (tahun 2013) bahwa kepada UKM itu dikenakan pajak final 1 persen," kata Chatib di Hotel Novotel Mangga Dua, Senin (11/11/2013).

Chatib mengatakan, tujuan diberlakukannya pajak ini sebenarnya bukanlah untuk revenue collection, melainkan untuk mempermudah para pengusaha dalam mengakses layanan keuangan, seperti dalam pengajuan kredit.

Syaratnya adalah pengusaha harus memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP). "Bayarnya 1 persen, kan untungnya Rp 4,8 miliar. Kalau rata-ratanya setengahnya kan Rp 2,4 miliar. Kalau 1 persennya kan berarti Rp 24 juta. Kalau anda bayar segitu sudah enggak diperiksa lagi pajaknya," ujar Chatib.

Pembayaran pajak UMKM 1 persen mulai mari ini dapat dilakukan melalui ATM keempat bank yang telah bermitra dengan Kementerian Keuangan. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X