Demi Bangun IKEA, HERO Jual Aset

Kompas.com - 19/11/2013, 11:06 WIB
Hero Group Headquarter Atelier TTHero Group Headquarter
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Hero Supermarket Tbk (HERO) menjual aset berupa tanah yang berlokasi di Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Dana hasil penjualan lahan ini salah satunya akan digunakan untuk investasi membangun gerai IKEA tahun depan.

Dalam prospektus ringkas perseroan, manajemen HERO mengatakan, tanah dan bangunan yang dijual telah laku seharga Rp 452,5 miliar. Pembelinya adalah PT Sintesis Kreasi Utama. Sintesis merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan, perdagangan, industri, pengangkutan, pertambangan, dan jasa.

Akta perjanjian pengikatan perjanjian jual beli akan ditandatangani 45 hari setelah pembayaran uang muka. Asal tahu saja, HERO telah melakukan tender atas penjualan tanah dan bangunan seluas 11.390 meter persegi (m2).

Harga yang ditawarkan sebesar Rp 450 miliar. Tender telah dilakukan pada 9 September 2013 lalu. Tanah dan bangunan yang dijual ini merupakan kantor pusat HERO. Seperti diketahui, perseroan dan IKEA System telah menandatangani Franchise Development Agreement pada Maret 2012.

Gerai pertama akan dibangun di Alam Sutera Tangerang tahun 2014 mendatang. "Perseroan membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk melakukan pembukaan gerai yang terus menerus," ujar manajemen HERO dalam prospektusnya.

Dana untuk pembangunan gerai pertamana ini ditaksir mencapai 100 juta dollar AS. Rencananya, gerai waralaba ini akan berdiri di atas lahan seluas 5 hektare (ha). (Amailia Putri Hasniawati)



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X