Pastikan Kandungan Lokal di Mobil Murah, Pemerintah Libatkan Surveyor

Kompas.com - 19/11/2013, 14:35 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah akan menggandeng perusahaan surveyor independen untuk memastikan kandungan lokal hingga 80 persen dalam mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC).

Menko perekonomian Hatta Rajasa menyatakan produsen LCGC diwajibkan membut rencana manufaktur komponen engine dan trans axle dalam negeri, serta wajib merealisasikan penggunaan komponen otomotif buatan dalam negeri dari tahun pertama sampai kelima.

"Dalam peta jalan tersebut industri otomotif dalam negeri diarahkan untuk menjasi basis pengembangan industri kendaraan bermotor yang berdaya saing di pasar internasional maka disesuaikan dengan tuntutan pasar, kendaraan bermotor yang ramah lingkungan dan ekonomis," jelasnya, Selasa (19/11/2013).

Hal itu diungkapkan Hatta Rajasa saat menjawab pertanyaan dari anggota DPD dalam sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPD RI Irman Gusman.

Menurutnya, kebijakan LCGC dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan kendaraan bermotor masyarakat akibat pertumbuhan ekonomi.

"Jika peluang ini tak dimanfaatkan, maka akan dipenuhi produk impor. Apalagi nanti 2015 akan ada yang disebut pasar tunggal ASEAN," kata dia.

Kedua, kebijakan LCGC dikeluarkan untuk mengantisipasi persaingan pasar bebas ASEAN dan internasional. Hatta mengatakan China, Malaysia, dan Thailand juga sudah memproduksi mobil sejenis.

"Thailand sebagai pemasok completely build up (CBU) terbesar ke Indonesia saat ini memproduksi 2,4 juta kendaraan per tahun," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.