Kompas.com - 21/11/2013, 14:40 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meminta agar pemerintah tidak mengganggu fokus bisnis PT Industri Kereta Api (INKA) yang selama ini bergerak di perkeretaapian, seiring dengan digulirkannya program angkutan murah pedesaan.

"Karena sibuk memproduksi kereta api, saya minta PT INKA mengerjakan kereta api, biar enggak impor terus dari Jepang," ujar Dahlan di Jakarta, Kamis (21/11/2013).

Memang sebelumnya, INKA pernah mengembangkan purwarupa (prototype) angkutan umum murah perdesaan. Namun, pengembangan tersebut terhenti.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian MS Hidayat optimistis pemain otomotif lokal akan tergerak mengembangkan angkutan umum murah perdesaan, jika diawali oleh BUMN. Ditanya perihal tersebut, Dahlan memastikan PT INKA tetap berada pada inti bisnisnya.

"INKA jangan diganggu, nanti fokusnya bisa ambyar. Biarlah INKA ini bangkit dari liang kuburnya," imbuh Dahlan.

Kalaupun nantinya ada perusahaan BUMN lain, lanjut Dahlan, ia meminta waktu untuk berfikir siapa yang akan mengerjakan pengembangan angkutan umum murah pedesaan itu. "Kalau mau cepat, ya swasta," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.