SKK Migas, Pertamina ONWJ, EMP Bentu, dan BNI Teken Kerja Sama

Kompas.com - 22/11/2013, 13:10 WIB
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com — Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java, dan EMP Bentu Limited menandatangani perjanjian trustee paying agent agreement (TPPA) atau Penitipan dengan Pengelolaan (Trust) dengan Skema Agen Pembayaran dengan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).

Dua perjanjian Penitipan dengan Pengelolaan (Trust) dengan Skema Agen Pembayaran ditandatangani hari ini, yaitu untuk hasil penjualan gas BBG Blok ONJW kepada Pertamina antara SKK Migas, PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java, dan BNI dengan nilai penjualan gas dalam 3 tahun sebesar 21 juta dollar AS (gros).

Selanjutnya, untuk hasil penjualan gas Blok Bentu kepada PLN, PT Riau Andalan Pulp and Paper dan Perusahaan Daerah Tuah Sekata antara SKK Migas, EMP Bentu Limited, dan BNI dengan nilai penjualan gas per tahun sebesar 58,8 juta dollar AS.

"Saya menyambut gembira akan ditandatanganinya perjanjian trustee dengan Skema Agen Pembayaran tersebut dan saya ucapkan selamat kepada para pihak. Semoga perjanjian ini akan menguntungkan semua pihak," kata Deputi Pengendalian Keuangan SKK Migas Budi Agustiyono dalam sambutannya pada acara penandatanganan, Jumat (22/11/2013).

Khusus untuk BNI, Budi mengucapkan selamat karena perjanjian ini adalah perjanjian pertama yang ditandatangani SKK Migas, KKKS, dan bank BUMN sejak diterbitkannya Peraturan Bank Indonesia No. 14/17/PBI/2012 tentang Kegiatan Usaha Bank Berupa Penitipan dengan Pengelolaan (Trust).

"Semoga pencapaian ini dapat semakin dikembangkan, sehingga BNI dan perbankan dalam negeri lainnya juga semakin berkembang," ujarnya.

Adanya PBI tentang Trust dan perjanjian penandatanganan Trust pertama tersebut, lanjut Budi, akan menjadi tonggak baru dalam kegiatan industri hulu migas dan dapat dimaksimalkan demi kepentingan nasional.

"PBI ini merupakan jawaban atas keraguan beberapa pihak untuk menempatkan dana devisa hasil ekspornya di Indonesia dengan memberikan perlindungan terhadap dana yang ditempatkan dari risiko kepailitan bank," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Cek Resi Shopee Express dengan Mudah dan Praktis

Cara Cek Resi Shopee Express dengan Mudah dan Praktis

Whats New
Syarat dan Cara Mengaktifkan Shopee PayLater dengan Mudah

Syarat dan Cara Mengaktifkan Shopee PayLater dengan Mudah

Whats New
Pengusaha Puji Sri Mulyani, Sudah Diberi Tax Amnesty, Lalu Dikasih PPS

Pengusaha Puji Sri Mulyani, Sudah Diberi Tax Amnesty, Lalu Dikasih PPS

Whats New
Rusia Minat Bikin Pembangkit Nuklir di RI, Ini Jawaban Menteri ESDM

Rusia Minat Bikin Pembangkit Nuklir di RI, Ini Jawaban Menteri ESDM

Whats New
Masuk Mal Wajib Vaksin Booster, Berlaku 2 Minggu Lagi

Masuk Mal Wajib Vaksin Booster, Berlaku 2 Minggu Lagi

Whats New
Luhut Umumkan Wajib Booster Bagi yang Bepergian, Berlaku 2 Minggu Lagi

Luhut Umumkan Wajib Booster Bagi yang Bepergian, Berlaku 2 Minggu Lagi

Whats New
Kementerian PUPR: Pembangunan 9 Bendungan Ditargetkan Rampung di 2022

Kementerian PUPR: Pembangunan 9 Bendungan Ditargetkan Rampung di 2022

Whats New
Hati-hati, Ada Pemeliharaan dan Rekonstruksi di Tol Jagorawi 5-9 Juli 2022

Hati-hati, Ada Pemeliharaan dan Rekonstruksi di Tol Jagorawi 5-9 Juli 2022

Whats New
Viral Video Petani Jual TBS Kelapa Sawit ke Malaysia, Apkasindo: Kami Harus Biayai Keluarga

Viral Video Petani Jual TBS Kelapa Sawit ke Malaysia, Apkasindo: Kami Harus Biayai Keluarga

Whats New
Jurus Mendag Zulhas Naikan Harga TBS Petani Sawit

Jurus Mendag Zulhas Naikan Harga TBS Petani Sawit

Whats New
BRI Prediksi Penyaluran KUR ke 10,7 Juta UMKM Serap 32,1 Juta Lapangan Kerja

BRI Prediksi Penyaluran KUR ke 10,7 Juta UMKM Serap 32,1 Juta Lapangan Kerja

Whats New
Soal Penyesuaian Tarif INA-CBG's, Bos BPJS Kesehatan: Itu Hal yang Menurut Saya Bagus...

Soal Penyesuaian Tarif INA-CBG's, Bos BPJS Kesehatan: Itu Hal yang Menurut Saya Bagus...

Whats New
BCA Gelontorkan Rp 5,65 Miliar ke 18 Perguruan Tinggi Untuk Program Beasiswa

BCA Gelontorkan Rp 5,65 Miliar ke 18 Perguruan Tinggi Untuk Program Beasiswa

Whats New
Syarat dan Cara Buka Rekening Tabungan Haji lewat BSI Mobile

Syarat dan Cara Buka Rekening Tabungan Haji lewat BSI Mobile

Whats New
Menteri ESDM Gelar Raker dengan Menperin, Bahas Isu Krisis Energi

Menteri ESDM Gelar Raker dengan Menperin, Bahas Isu Krisis Energi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.