Proyeksi, Rupiah Tunggu Sentimen untuk Coba Naik

Kompas.com - 27/11/2013, 08:07 WIB
Ilustrasi KONTAN/AHMAD FAUZIEIlustrasi
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah masih menunggu sentimen positif untuk mencoba naik. Tekanan terhadap pelemahan masih membayangi mata uang garuda pada perdagangan Rabu (27/11/2013).

Kurs dollar AS menyentuh level tertinggi dalam 4,5 tahun terakhir ke level Rp 11.793 per dolar AS, Selasa (26/11/2013). Hal itu menurut riset Monex Investindo Futures dipicu oleh kenaikan permintaan dari importir lokal serta ekspektasi pengauatan dollar AS terkait rencana tapering The Fed dan potensi berakhirnya era kebijakan Zero Interest Rate Policy (ZIRP).

Pejabat Bank Indonesia menilai pelemahan kurs justru dapat menopang ekspor Indonesia menjadi lebih kompetitif, yang diharapkan dapat menutup gap defisit neraca transaksi berjalan. Sejauh ini mata uang rupiah telah melemah sebesar 18 persen terhadap dollar AS seiring pelebaran defisit transaksi berjalan yang melampaui estimasi sepanjang tahun ini.

Katalis negatif lainnya adalah hasil lelang obligasi SUN tenor 3,5 tahun berdenominasi dollar AS. Dengan yield rata-rata 3,516 persen, lelang di pasar domestik hanya meraup 190 juta dollar AS, jauh di bawah target 450 juta dollar AS.

Menurut sejumlah pejabat Kemenkeu, lemahnya permintaan cenderung disebabkan oleh jenis obligasi yang baru diterbitkan sehingga pasarnya belum terbentuk. Riset Trust Securities menyatakan rupiah akan berada di bawah target support Rp 11.745 per dollar AS. Hari ini diproyeksikan rupiah bergerak di rentang Rp 11.788-11.750 dalam kurs tengah BI.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X