Inovatif, Produk Pangan ini Sukses Tembus Pasar Asia dan Eropa

Kompas.com - 02/12/2013, 10:01 WIB
|
EditorErlangga Djumena

Kini, Rully yang mengaku menghasilkan 40.000 butir telur asin per hari itu mampu menembus pasar Singapura dan Belanda.

Bahkan, produk telur asin miliknya juga menjadi satu-satunya produk pertanian asal Indonesia yang mampu menembus pasar Singapura yang memiliki kualitas produk yang ketat. Ia mengaku menghabiskan waktu selama tiga tahun untuk mendapat izin dari Kementan Singapura pada tahun 2012.

"Kami bisa sampai 1 kontainer untuk ekspor ke Singapura. 1 kontainer itu isinya 113.000 butir," katanya.

Greentea Rice Cracker

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Iffah Syarifah Hendrayati, pengusaha Greentea Rice Cracker dari Bandung menerima Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing 2013 kategori inovasi pasar perkebunan di kantor Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2013).


Adapun penerima anugerah untuk Inovasi Pemasaran Perkebunan diberikan kepada Iffah Syarifah Hendrayati dengan produknya "Greentea Rice Cracker". Pada awalnya, ide tentang pembuatan produk ini muncul saat perempuan asal Bandung itu diminta oleh anaknya membuat makanan untuk acara bakti sosial di kampus.

"Saya pun melakukan inovasi dengan mencampurkan makanan tradisional opak dengan cokelat dan green tea (teh hijau)," katanya.

Hasilnya, teh yang dibuat menjadi kue tersebut bisa dimakan dan digemari oleh para mahasiswa. Mahasiswa memang menjadi segmentasi pasar yang dipilih olehnya. Iffah mengatakan makanan yang terbuat dari teh itu memiliki kadar anti oksidan yang tinggi sehingga menimbulkan efek tenang, santai, dan fokus dalam bekerja sehingga cocok bagi anak muda yang memiliki beragam aktivitas.

Dalam hal pemasaran, Iffah menjual produknya dengan cara menempatkan kue buatannya di cafe-cafe miliknya. Tidak hanya itu, ia juga memasarkannya lewat berbagai pameran, toko-toko organik hingga menjadi para mahasiswa sebagai reseller. Para mahasiswa yang menjadi agen pemasaran produknya itu, kata Iffah, juga kerap menjualnya melalui media sosial, seperti facebook dan twitter.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Junizal Elmi, pengusaha jahe merah instan Enam Putri dari Jakarta menerima Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing 2013 kategori inovasi pasar holtikultura di kantor Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2013).

Jahe Merah Instan "Enam Putri"

Lain lagi dengan Junizal Elmy yang mendapat anugerah untuk Inovasi Pemasaran Hortikultura, dengan produk jahe merah instan dengan merek "Enam Putri". Selain inovatif, penyuka tanaman herbal itu mengaku menjaga kualitas produknya agar mendapat kepercayaan dari pelanggan.

Pada awalnya, Elmy yang genap berusia 72 tahun tersebut mengaku menggunakan strategi mulut ke mulut untuk memasarkan produknya. Hampir setiap orang yang berkunjung ke rumahnya, katanya, ia berikan tester atau brosur. Tapi kini, ia sudah mampu membangun jaringan bisnisnya melalui sistem waralaba.

Selain sistem waralaba, ia mengaku pernah memasarkan produknya ke supermarket Hero. Dengan alasan tempo pembayaran yang lebih cocok, ia mengaku lebih memilih memasarkan produknya ke supermarket milik pengusaha Chaerul Tanjung, Carrefour. Tak hanya itu, Elmy juga mengaku kerap kebanjiran pesanan dari para pembeli yang menjual produknya di luar negeri, seperti Arab Saudi.

"Jadi tiap hari kita bikin. Enggak pernah enggak bikin. Kalau enggak bikin kita keteteran," ujarnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tesla Beli Nikel ke Perusahaan China di Morowali, Ekonom: Jelas Lecehkan Posisi Indonesia...

Tesla Beli Nikel ke Perusahaan China di Morowali, Ekonom: Jelas Lecehkan Posisi Indonesia...

Whats New
Percepat Transformasi Digital, Perbankan Butuh Solusi TI Terkini

Percepat Transformasi Digital, Perbankan Butuh Solusi TI Terkini

Whats New
Kinerja Ekspor RI Dinilai Bisa Raup Untung dari Gejolak Situasi Global

Kinerja Ekspor RI Dinilai Bisa Raup Untung dari Gejolak Situasi Global

Whats New
Mentan SYL: Pertanian Menjadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Mentan SYL: Pertanian Menjadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Whats New
Kerja Sama ESB-Asensi Bantu UMKM Kuliner Kembangkan Bisnis Lebih Luas

Kerja Sama ESB-Asensi Bantu UMKM Kuliner Kembangkan Bisnis Lebih Luas

Whats New
Kapan Kemungkinan BI Bakal Naikkan Suku Bunga Acuan?

Kapan Kemungkinan BI Bakal Naikkan Suku Bunga Acuan?

Whats New
Sri Mulyani Waspadai Penurunan Harga Komoditas di 2023

Sri Mulyani Waspadai Penurunan Harga Komoditas di 2023

Whats New
Olahan Nanas Desa Ini Tembus Pasar Modern, Limbahnya Pun Bisa Bermanfaat

Olahan Nanas Desa Ini Tembus Pasar Modern, Limbahnya Pun Bisa Bermanfaat

Whats New
Tol Serang-Panimbang Seksi 3 Mulai Dibangun, Luhut: Lembaran Baru Bagi Banten

Tol Serang-Panimbang Seksi 3 Mulai Dibangun, Luhut: Lembaran Baru Bagi Banten

Whats New
Soal BPA di Air Minum dalam Kemasan, Ini Kata Pakar

Soal BPA di Air Minum dalam Kemasan, Ini Kata Pakar

Whats New
Tesla Beli Nikel ke Perusahaan China di Morowali, Apa Untungnya Buat RI?

Tesla Beli Nikel ke Perusahaan China di Morowali, Apa Untungnya Buat RI?

Whats New
Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Spend Smart
Moncer di FIME 2022, Produk Medis Indonesia Raih Potensi Transaksi 5,7 Juta Dollar AS

Moncer di FIME 2022, Produk Medis Indonesia Raih Potensi Transaksi 5,7 Juta Dollar AS

Rilis
Nilai Tukar Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 14.876 Per Dollar AS

Nilai Tukar Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 14.876 Per Dollar AS

Whats New
Diminta Sediakan Tiket Pesawat dengan Harga Terjangkau, Ini Kata Citilink

Diminta Sediakan Tiket Pesawat dengan Harga Terjangkau, Ini Kata Citilink

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.