Pentingnya Kemitraan antara Perusahaan dengan Petani

Kompas.com - 05/12/2013, 11:08 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko


JAKARTA, KOMPAS.com -
Kementerian Pertanian baru saja menggelar Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing 2013. Sebanyak 16 orang berhasil menjadi penerima penghargaan dari enam kategori. (baca: Ini Para Pemenang Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing 2013)

Salah satu kategori yang diperlombakan adalah Kemitraan Berkelanjutan. Berikut dua pemenang dari kategori Kemitraan Berkelanjutan masing-masing dari Perusahaan menengah dan Perusahaan besar.

CV Inagro Jinawi, Kualitas Gula Kelapa Kelas Dunia

Banyak orang di Indonesia yang kurang mengetahui tentang hebatnya produk gula kelapa yang diproduksi oleh CV Inagro Jinawi ini. Perusahaan yang bermitra dengan Program Kelompok Tani Sejahtera di Banyumas ini telah berdiri sejak 2010.

Usaha yang dirintis Setya Widiastuti sejak tahun 1998 ini telah berhasil mendapatkan sertifikasi organik sebanyak 748 petani untuk produk gula kelapanya sehingga dapat masuk dengan mudah ke banyak negara di US dan Eropa.

Perjuangan CV Inagro Jinawi harus dimulai dari nol ketika Bus Setya dengan sabar mengajarkan dan mendampingi para petani apalagi saat merubah pola pikir mereka dari gula kelapa cetak menjadi kristal hingga dapat diekspor.

Pada proses produksinya gula kelapa kristal ini tidak jauh berbeda dengan gula kelapa cetak, akan tetapi gula kelapa yang sudah selesai disadap dan dimasak akan diayak yang hasilnya berbentuk butiran.

Pengelola CV Inagro Jinawi mengatakan bahwa hingga saat ini produksi dari gula kelapa kristal masih sangat tergantung dari musim hujan yang secara langsung akan mempengaruhi kualitas bahan baku. Tetapi bertambahnya rata-rata produksi CV Inagro Jinawi mencapai 80 ton per bulan dan 95 persen hasil produksi tersebut dikhususkan untuk pasar internasional.

Produksi harian dari petani pun menurut CV Inagro Jinawi ini pun bervariatif, tergantung pada kepimilikan pohon. Rata-rata para per hari para petani berhasil memproduksi 8-10 kg/hari dengan petani yang aktif rata-rata berjumlah 90 persen.

Bentuk kemitraan yang dibangun CV Inagro Jinawi selain mampu menjadi penambah pendapatan, sebagian para petani juga diasuransikan melalui Jamsostek.

Kemampuan produk CV Inagro Jinawi ini yang telah lalu-lalang di dunia internasional berhasil membawanya menjadi pemenang di salah satu kategori dalam Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing 2013.

Anugerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian RI (Kementan) ini secara tidak langsung telah menjadi salah satu bentuk pengakuan bahwa produk gula kelapa kristal milik CV Inagro Jinawi asal Indonesia ini mampu dan memiliki daya saing tinggi.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO R Wisman Djaja, Supply Chain Director PT. Nestle Indonesia menerima Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing 2013 kategori kemitraan produktif berkelanjutan di kantor Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2013).


PT Nestle Indonesia, Menjalin Kemitraan Produktif Berkelanjutan

Sebagai sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang Food & Beverages (F&B) cara yang dilakukan oleh PT Nestle Indonesia ini patut dijadikan contoh. Perusahaan yang bahan baku produknya berasal dari komoditas pertanian dan peternakan ini ternyata sejak tahun 1995 telah melakukan program pembinaan, terutama pembinaan tentang cara yang baik guna meningkatkan kualitas dan produktifitas.

Sebagai salah satu pemenang dalam Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing 2013 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia ini setidaknya telah melakukan program pengembangan peternakan sapi perah di Jawa Timur dengan melibatkan 36.000 peternak. Belum lagi, di Lampung yang telah melibatkan 16.000 petani kopi dan saat ini PT Nestle Indonesia juga sedang melakukan program di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat melibatkan 3.000 petani kakao.

Susu Dancow dan kopi Nescafe merupakan produk Nestle yang bahan bakunya bekerjasama dengan para peternak dan petani di atas. Kemitraan dengan peternak sapi perah telah dilakukan sejak 1975. Sedangkan kemitraan dengan petani kopi berlangsung sejak tahun 1995.

Pembinaan berkelanjutan dan bantuan teknis bagi mitra peternak dan petani rutin dilakukan Netle agar bisa menghasikan bahan baku susu dan kopi yang berkualitas.

Disamping itu Nestle juga melakukan pengolahan limbah sapi perah dan pengembangan energi terbarukan dengan bantuan pembangunan biogas dam pemanfaatan slurry-nya sehingga konsep zero waste terwujud. (mulki)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.