Renegosiasi Gas Tangguh, Kementerian ESDM Kunjungi Fujian

Kompas.com - 05/12/2013, 12:57 WIB
Jaringan pipa gas. Perusahaan Gas Negara (PGN)Jaringan pipa gas.
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta perubahan harga gas Tangguh ke Fujian, China. Pekan lalu, ESDM berkunjung ke Fujian untuk bertemu dengan pimpinan Fujian Development Reform Committee. Namun, sampai saat ini, hasilnya masih terus didiskusikan.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Edy Hermantoro menyatakan bahwa Indonesia menginginkan adanya perubahan harga gas Tangguh yang diekspor ke Fujian. Sebab, harga ekspor gas ke Fujian tidak lagi sesuai dengan perkembangan harga saat ini.

Seperti diketahui, harga ekspor gas ke Fujian hanya sebesar 3,5 dollar AS per million metric british thermal units (mmbtu). Sedangkan harga ekspor gas saat ini sudah menembus rata-rata sekitar 11 dollar AS-13 dollar AS per mmbtu, dan harga jual ke domestik 10 dollar AS per mmbtu.

"Kami menyatakan harus ada benefit untuk bangsa Indonesia karena harga (gas) sekarang (berkisar) antara 11 dollar AS-13 dollar AS per mmbtu," ujarnya (4/12/2013).

Sekadar mengingatkan, kontrak ekspor LNG Tangguh dengan Fujian diteken pertama kali tahun 2002. Saat itu, disepakati harga jual gas mencapai 2,4 dollar AS per mmbtu dengan parameter penentuan harga gas ialah patokan batas atas harga minyak mentah 25 dollar AS per barel.

Tahun 2006, pemerintah berhasil melakukan negosiasi ulang kontrak. Dari renegosiasi disepakati, harga gas Fujian naik menjadi US$ 3,35 per mmbtu, dengan patokan batas atas harga minyak mentah sebesar US$ 38 per barel. (Azis Husaini)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Kontan
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X