PT KAI Tak Mau Garap Proyek KA Bandara, Jika...

Kompas.com - 06/12/2013, 09:53 WIB
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Ignasius Jonan (tengah) saat konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (7/7/2013). TRIBUNNEWS.COM/FAJAR PRATAMADirektur Utama PT Kereta Api Indonesia Ignasius Jonan (tengah) saat konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (7/7/2013).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan mengatakan, PT KAI tidak akan ikut menggarap proyek kereta api bandara Soekarno Hatta, jika proyek tersebut berbentuk private public partnership (PPP).

Ditemui usai meneriman penghargaan sebagai Best of the Best CEO BUMN 2013 dari majalah BUMN Track, Kamis malam (5/12/2013), Jonan menjelaskan jika proyek tersebut digarap cara PPP, artinya separuh anggaran proyek menggunakan dana APBN.  Menurutnya, dana APBN sebaiknya digunakan untuk infrastruktur di daerah.

“Kalau dibantu, KAI enggak mau ikut. KAI ngerjain sendiri saja. Kenapa? Kalau pakai APBN untuk bangun KA Bandara Soetta menurut saya prinsip berkeadilannya APBN enggak ada. Wong ABPN itu spiritnya NKRI. Mana di daerah-daerah itu infrastrukturnya masih jauh dari cukup?” tutur Jonan.

“Ya mbok buat bangun itu. Ngapain dibuat bangun KA Bandara Soetta untuk orang yang mau naik pesawat terbang? Udah saya bangun sendiri enggak pakai APBN. Sepakat kan?” kata dia lagi.

Sebelumnya, pemerintah telah menawarkan 27 proyek infarastruktur dengan skema kerjasama pemerintah dan swasta (Public Private Partnership/PPP) dengan nilai 47,52 miliar dolar AS atau sekitar Rp 551,2 triliun dalam buku PPP Project Plan 2013.

Beberapa proyek kereta api yang ditawarkan meliputi Proyek Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta, Terminal Kereta Api Terpadu Gedebage Bandung dan revitalisasi stasiun Kereta Api dan pedestrian Maliboro Yogyakarta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X