Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/12/2013, 19:46 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

SEMARANG, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Ismed Hasan Putro mengatakan perseroan telah melakukan revitalisasi terhadap beberapa pabrik gula yang dimilikinya.

"Kami sudah melakukan revitalisasi di beberapa pabrik. Sudah kita lakukan. Kan nggak perlu digembar-gemborkan, yang penting kan jalan," kata Ismed saat ditemui Kompas.com di Agrowisata Banaran, Semarang, Selasa (10/12/2013).

Terkait rendemen, Ismed mengungkapkan kata kuncinya ada di kualitas tanaman tebu dan bukan di pabrik. Pabrik, ujar dia, hanya menyumbang kontribusi sebesar 15 persen untuk rendemen.

"Yang paling dominan itu ada di tanaman dan angkut. Bukan soal tanah, tapi kualitas tanaman, kualitas bibit, kualitas tebu, hasilnya. Bersih, (atau) kotor," jelasnya.

Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, Ismed mengungkapkan harus ada sebuah kesadaran di kalangan petani untuk dapat mengelola lahan perkebunan tebunya dengan baik. Hal ini sudah dilakukan di beberapa pabrik gula di wilayah Jawa Timur.

"Tapi itu saja tidak cukup. Harus ada dukungan dari pemerintah untuk tidak mengijinkan di sentra-sentra pabrik gula tebu diijinkan (beroperasi) pabrik yang berbasis rafinasi, karena itu akan menghancurkan petani," kata Ismed.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+