Kompas.com - 12/12/2013, 16:20 WIB
|
EditorErlangga Djumena

BANDUNG, KOMPAS.com - Bos CT Corp, Chairul Tanjung, mengaku enggan untuk merambah bisnis pertambangan terutama di sektor minyak dan gas (migas).  Ia mengatakan, keengganannya untuk merambah bisnis di sektor pemanfaatan sumber daya alam tidak terbarukan itu, merupakan komitmen sejak awal dirinya terjun di dunia bisnis.

"Saya tidak akan masuk ke bidang seperti itu. Kalau mau masuk ya lebih baik masuk kepada bidang yang terbarukan," kata Chairul saat ditemui usai prosesi penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa dalam bidang Ilmu Ekonomi Kewirausahaan di Kampus Universitas Padjadjaran, Jalan Dipatiukur Kota Bandung, Kamis (12/12/2013).

Lebih lanjut Chairul menambahkan, selama ini masyarakat Indonesia sudah terlalu tergantung dengan sumber daya alam yang tidak terbarukan. Untuk itu, kata dia, perlu ada kesadaran dari masyarakat terutama pengusaha agar lebih mengedepankan bisnis di bidang sumber daya yang terbarukan demi menjaga lingkungan.

"Sumber daya alam yang tidak terbarukan kalau diekploitasi terus maka akan habis," ucapnya.

Dijelaskan Chairul, untuk proyeksi invasi pengembangan bisnis selanjutnya, Ia akan mengedepankan untuk meningkatkan supply consummer goods di bidang barang dan jasa. "Domestic consume dan demand kita akan meningkat luar biasa. Tapi bermasalah dengan supply. Akan kita tingkatkan sehingga ke depan kita tidak perlu import agar hemat devisa," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.