BI: Soal Dirut Bank BTN Harus Jadi Pelajaran Bank Lain

Kompas.com - 13/12/2013, 14:44 WIB
Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo KOMPAS/HERU SRI KUMORO Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus D W Martowardojo menilai perihal tak lolosnya dua direksi PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bisa menjadi pelajaran bagi pihak perbankan lainnya.

"Kita ingin ini diketahui menjadi pembelajaran pengurus bank yang lain untuk menerapkan prinsip kehati-hatian bank. Hati-hati dalam mengelola bank, karena bank memiliki tugas yang mulia (untuk) menghimpun dan mengelola dana masyarakat," kata Agus di Kompleks Gedung BI, Jumat (13/12/2013).

Fit and proper test, ujar dia, merupakan keputusan BI yang tentu saja telah didiskusikan dengan pihak bank terkait. Memberikan penjelasan tentang hal itu ke publik dinilainya adalah asas yang baik.

Ia pun mengatakan bila ada pihak direksi yang tak terima adalah hal yang sangat mungkin terjadi. "Jadi kalau sampai BI menyatakan direksi tidak fit and proper test dapat jadi paham kalau ada pejabat itu merasa tidak tepat, itu haknya. Kalau pejabat itu ambil langkah hukum itu haknya. Saya regulator, semua komisaris dan direksi harus menjunjung kehati-hatian," ujar Agus.

Seperti diberitakan, dua orang direktur BTN dikabarkan mengundurkan diri setelah tak lolos fit and proper test yang dilaksanakan BI. Dua orang direktur yang mengundurkan diri adalah Evi Firmansyah dan Saut Pardede.

Selain itu, BI juga belum menyetujui dua direksi BTN lainnya, yakni Mas Guntur Dwi S dan Poernomo.

Berdasarkan hasil fit and proper test tersebut, maka sejak tanggal 6 Desember 2013 anggota direksi yang berwenang melakukan tindakan sebagai anggota direksi perseroan adalah Maryono sebagai Direktur Utama, Irman A Zahiruddin sebagai Direktur, dan Mansyur S Nasution sebagai Direktur.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X