Kompas.com - 18/12/2013, 09:38 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Berbeda dengan saham, mata uang rupiah justru makin terpuruk. Di pasar spot mata uang Garuda Rabu (18/12/2013) dibuka pada Rp 12.145 per dollar AS lebih rendah 20 poin dibanding penutupan kemarin pada level 12.125.

Bahkan pada pukul 09.26 wib, seperti dikutip dari Bloomberg, rupiah melorot 0,37 persen ke posisi Rp 12.170 per dollar AS.

Sementara kurs tengah rupiah Bank Indonesia Selasa (17/12/02013) kemarin berada di posisi Rp 12.104 per dollar AS.

Analis Monex Investindo Futures Daru Wibisono seperti dikutip Kontan, mengatakan, permintaan dollar AS yang tinggi menjelang akhir tahun menjadi faktor penekan rupiah. Selain itu, pasar juga khawatir tingginya laju inflasi dan cadangan devisa dalam negeri.

Dari sisi global, data ekonomi AS yang membaik memicu spekulasi bahwa Bank Sentral AS akan segera mengurangi stimulus. Ini membuat posisi dollar AS menguat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.