Hampir Bangkrut, Produsen Sandal Crocs Dibeli Investor Rp 2,4 Triliun

Kompas.com - 30/12/2013, 15:28 WIB
Sandal Crocs toadfootwear.co.ukSandal Crocs
EditorBambang Priyo Jatmiko

TOKYO, KOMPAS.com — Pabrikan sandal dan sepatu plastik yang berbasis di Colorado AS, Crocs, menghadapi kesulitan keuangan belakangan ini. Untuk mengantisipasi anjloknya bisnis, saham pabrikan tersebut dilego ke Blackstone Group senilai 200 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,4 triliun.

Seiring dengan masuknya Blackstone, CEO Crocs, John McCarvel, akan mundur dari posisinya pada 30 April 2014. Adapun sebagian dana yang diperoleh dari Blackstone akan digunakan untuk melakukan pembelian kembali saham yang saat ini harganya telah turun drastis.

Crocs hingga saat ini berupaya untuk tetap bertahan, setelah para konsumen mulai jenuh dengan produk-produk perseroan sehingga penjualan turun signifikan.

Sementara itu, mengutip Bloomberg, Senin (30/12/2013), seorang sumber Blackstone masuk setelah Crocs berusaha mencari investor yang bersedia membeli seluruh saham perusahaan.

"Kami sudah tidak mampu lagi membeli saham yang beredar di pasar saat transaksi ini dilangsungkan. Namun, kami berharap bisa melakukan buy back saham pada kuartal I tahun 2014," ujar Direktur Keuangan Crocs Jeff Lasher.

McCarvel mulai menduduki posisi sebagai CEO pada Maret 2010, dan berhasil mengembangkan produk Crocs, termasuk sepatu dan mengembangkan jaringan pemasaran. Saham perseroan dalam 1 tahun ini telah turun 7,4 persen, dibandingkan dengan indeks Standard & Poors yang mencatatkan kenaikan 29 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber Bloomberg
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

Rilis
Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Whats New
Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Rilis
Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Whats New
Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Whats New
RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

Whats New
Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Whats New
Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Whats New
Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Whats New
Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Whats New
Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Whats New
Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Whats New
Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Whats New
Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Whats New
Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X