BBM Bersubsidi 2014 Akan Disalurkan 3 Perusahaan Ini

Kompas.com - 31/12/2013, 12:17 WIB
Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium di Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum (SPBU) 34-10206, Jakarta, Jumat (12/4/2013). KOMPAS/PRIYOMBODOAktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium di Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum (SPBU) 34-10206, Jakarta, Jumat (12/4/2013).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah menunjuk tiga badan usaha, untuk menyediakan dan mendistribusikan jenis bahan bakar minyak tertentu (P3JTB) tahun 2014, dari 63 badan usaha yang diundang BPH Migas untuk mengikuti seleksi.

Kepala BPH Migas Andi Noorsaman Sommeng menyebutkan, mereka adalah PT Pertamina (Persero), PT Aneka Kimia Raya (AKR) Corporindo Tbk, serta PT Surya Parna Niaga. "Dari hasil pemeriksaan dokumen dan penawaran pemaparan badan usaha peserta seleksi P3JBT 2014, hanya 4 badan usaha yang memenuhi persyaratan, dan terakhir sekali tinggal 3 calon badan usaha pelaksana P3JBT 2014 yang ditetapkan dalam sidang komite BPH Migas, yaitu Pertamina, AKR, dan Surya Parna Niaga," kata Andi, di Jakarta, Selasa (31/12/2013).

Adapun PT Ocean Petro Energy pada sidang komite BPH Migas yang dilaksanakan pada tanggal 1 November 2013 dinyatakan gugur karena dari hasil evaluasi belum dapat memenuhi persyaratan sebagai pelaksana P3JBT 2013.

Andi mengatakan, ketiga badan usaha terpilih akan menyalurkan BBM PSO (public service obligation) atau bersubsidi sebanyak 48 juta kiloliter. "Pertamina mendapat tugas penyediaan dan pendistribusian BBM bersubsidi sebanyak 47,355 juta kiloliter, dengan rincian bensin premium sebanyak 32,32 juta kiloliter, minyak tanah atau kerosin sebanyak 900.000 kiloliter, serta minyak solar sebanyak 14,135 juta kiloliter," kata Andi.

Adapun AKR akan mendistribusikan BBM bersubsidi sebanyak 640.000 kiloliter, terdiri dari bensin premium sebanyak 140.000 kiloliter dan minyak solar sebanyak 500.000 kiloliter. Sementara Surya Parna Niaga bakal mendistribusikan minyak solar sebanyak 5.000 kiloliter.

Pemerintah memilih AKR dan Surya Parna Niaga sebagai distributor BBM bersubsidi lantaran kedua badan usaha itu telah membangun infrastruktur yang harus diakomodasi sebagai jaminan investasi yang telah dilakukan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menhub Minta Masyarakat Tidak Pergi Bersamaan di H+2 Lebaran

Menhub Minta Masyarakat Tidak Pergi Bersamaan di H+2 Lebaran

Whats New
Harga Daging Sapi Melonjak Sampai Rp 170.000/Kg

Harga Daging Sapi Melonjak Sampai Rp 170.000/Kg

Whats New
Simak Jadwal KRL Jabodetabek dan KRL Yogya-Solo Saat Lebaran

Simak Jadwal KRL Jabodetabek dan KRL Yogya-Solo Saat Lebaran

Whats New
Seperti Apa Kehidupan Ekonomi Warga Palestina?

Seperti Apa Kehidupan Ekonomi Warga Palestina?

Whats New
KRL Yogyakarta-Solo Tetap Beroperasi saat Libur Lebaran

KRL Yogyakarta-Solo Tetap Beroperasi saat Libur Lebaran

Whats New
[TREN OLAHRAGA KOMPASIANA] Inter Milan Diambang Kebangkrutan | Perebutan Jatah Liga Champions di Liga Inggris | Child Abuse Olahraga Gymnastic

[TREN OLAHRAGA KOMPASIANA] Inter Milan Diambang Kebangkrutan | Perebutan Jatah Liga Champions di Liga Inggris | Child Abuse Olahraga Gymnastic

Rilis
[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] Tantangan bagi yang Punya Target Hidup | 4 Cara Efektif dalam Membuat Keputusan yang Lebih Baik | Syarat Absurd Lowongan Kerja

[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] Tantangan bagi yang Punya Target Hidup | 4 Cara Efektif dalam Membuat Keputusan yang Lebih Baik | Syarat Absurd Lowongan Kerja

Rilis
Ada Larangan Mudik, Pengusaha Rest Area Rugi Rp 20 Miliar

Ada Larangan Mudik, Pengusaha Rest Area Rugi Rp 20 Miliar

Whats New
Penutupan Outlet Tanpa PHK, BNI: Karyawan Bakal Dipindahkan atau Dialihfungsikan

Penutupan Outlet Tanpa PHK, BNI: Karyawan Bakal Dipindahkan atau Dialihfungsikan

Whats New
H-1 Lebaran, Posko THR Kemnaker Tampung 977 Aduan Masyarakat

H-1 Lebaran, Posko THR Kemnaker Tampung 977 Aduan Masyarakat

Rilis
Pengusaha Tak Bayar THR Pegawai, Siap-siap Kena Sanksi dan Denda

Pengusaha Tak Bayar THR Pegawai, Siap-siap Kena Sanksi dan Denda

Whats New
Larangan Mudik, Omzet Tenant di Rest Area Anjlok tetapi Tak Bisa Tutup...

Larangan Mudik, Omzet Tenant di Rest Area Anjlok tetapi Tak Bisa Tutup...

Whats New
BSI Siapkan Dana Rp 6,37 Triliun Saat Lebaran 2021

BSI Siapkan Dana Rp 6,37 Triliun Saat Lebaran 2021

Rilis
Telkomsel Bertemu Huawei, Ini Kesepakatan yang Dihasilkan

Telkomsel Bertemu Huawei, Ini Kesepakatan yang Dihasilkan

Rilis
Penukaran Uang Baru Terbatas, Nasabah Pilih Tarik di ATM Pecahan Rp 20.000

Penukaran Uang Baru Terbatas, Nasabah Pilih Tarik di ATM Pecahan Rp 20.000

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X