Wamen ESDM: BBM Subsidi Jangan Dioplos

Kompas.com - 31/12/2013, 14:11 WIB
Petugas kepolisian resor polres polewlai mender mengagalkan upaya penyelundupan bbm subsidi dari kabupaten pinrang ke polewali dan Mamasa. Sebanyak 2,4 ton premiaum disita petugas sebagai barang bukti. KOMPAS.com/ JunaediPetugas kepolisian resor polres polewlai mender mengagalkan upaya penyelundupan bbm subsidi dari kabupaten pinrang ke polewali dan Mamasa. Sebanyak 2,4 ton premiaum disita petugas sebagai barang bukti.
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com
- Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo berharap tak ada lagi pelaku usaha yang nakal dengan mengoplos bahan bakar minyak (BBM).

"Jangan sampai (BBM) ini, dijual ke luar, dioplos segala macem. Ini tergantung pengguna. Pengguna ini macem-macem karena sifat manusia juga macem-macem," kata dia di Jakarta, Selasa (31/12/2013).

Susilo menuturkan, dalam penyaluran BBM bersubsidi ada tiga unsur yang berkepentingan. Pertama adalah distributor, yakni PT Pertamina (Persero), PT Aneka Kimia Raya (AKR) Corporindo Tbk, serta PT Surya Parna Niaga.

Kepada ketiga distributor tersebut, ia berharap tidak ada kebocoran penyaluran. BPH Migas sebagai badan pengawas tidak memiliki banyak personel dan kantor perwakilan, sehingga mustahil dapat melakukan pengawasan dengan baik, tanpa bantuan ketiga distributor.

"Unsur kedua, ya pelaku industri, pengguna BBM itu sendiri. Pelaku industri dan pengugna BBM, masyarakat dan PLN kita harapkan taat aturan sesuai jatahnya, sesuai peruntukannya. Jangan sampai BBM PSO salah alamat, salah pengguna, tidak tepat sasaran. Jangan sampai (BBM) ini, dijual ke luar, dioplos segala macem," papar Susilo.

Adapun unsur terakhir, kata Susilo adalah pelaku, dan aparat di lapangan. Untuk ini Susilo mengharapkan partisipasi aktif Pemda, kepolisian, dan operator Pertamina serta 2 distributor tersebut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X